Persebaya Surabaya Pastikan Kebugaran Pemain Lewat CMJ Test, Persiapan Jelang Piala Presiden 2026
Eko Darmoko July 22, 2026 09:35 PM

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Persebaya Surabaya memiliki waktu recovery pendek menyambut turnamen pramusim Piala Presiden 2026 pasca menjalani laga uji coba perdana bertajuk 99th Anniversary Game melawan PSIS Semarang di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Minggu (19/7/2026) lalu.

Melihat situasi ini, selain recovery di lapangan, tim kepelatihan juga melakukan serangkaian evaluasi fisik menggunakan pendekatan berbasis data untuk melihat respons tubuh pemain setelah pertandingan.

Salah satu metode yang digunakan dalam sesi recovery adalah Counter Movement Jump (CMJ) Test, sebuah tes yang berfungsi mengukur kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, hingga kesiapan pemain dalam menjalani program latihan berikutnya.

Pelatih fisik Persebaya Surabaya, Diogo Carvalho, menyebut pemantauan kondisi pemain menjadi bagian penting dalam proses persiapan tim.

Terlebih, intensitas latihan dan pertandingan yang semakin meningkat menuntut setiap pemain berada dalam kondisi fisik terbaik.

Baca juga: Persebaya Surabaya Fokus Asah Finishing Jelang Piala Presiden 2026

"Tes CMJ menjadi salah satu instrumen penting bagi kami untuk memantau kondisi fisik pemain," terang Diogo Carvalho.

"Melalui tes ini, kami bisa mendapatkan data yang akurat mengenai kapasitas neuromuskular, tingkat kelelahan, serta kesiapan pemain untuk menjalani latihan maupun pertandingan," tambahnya.

Pelatih asal Portugal itu menyebut setiap pemain sudah memiliki data dasar yang dikumpulkan sejak awal masa persiapan.

Hasil tes terbaru kemudian dibandingkan dengan data acuan tersebut untuk melihat perubahan kondisi yang terjadi setelah pemain menjalani pertandingan 99th Anniversary Game.

"Dari sana kami bisa mengetahui apakah pemain berada dalam kondisi optimal, mengalami kelelahan, atau memiliki risiko cedera," ucapnya.

Dalam pelaksanaan tes tersebut, Persebaya turut memanfaatkan teknologi VALD Performance, perangkat yang selama ini digunakan untuk mendukung proses pengukuran performa atlet secara objektif dan akurat.

Muhammad Nur Rofik, Performance Coach DBL Academy yang turut mendampingi pelaksanaan CMJ Test, menjelaskan bahwa teknologi tersebut memungkinkan tim mendapatkan data yang jauh lebih rinci dibandingkan pengamatan secara visual.

Baca juga: Catatan Merah Bernardo Tavares Usai Persebaya Gagal Menang: Kebut Fisik 7 Pemain Asing Baru

"Melalui sistem VALD Performance, kami bisa memperoleh data yang cukup lengkap. Tidak hanya tinggi lompatan, tetapi juga peak power atau daya ledak maksimum yang dihasilkan pemain saat melakukan lompatan," kata Muhammad Nur Rofik.

Data yang diperoleh dari perangkat tersebut kemudian menjadi bahan analisis untuk melihat kondisi fisik masing-masing pemain secara lebih detail.

"Kami dapat melihat dua jenis data peak power, yaitu nilai absolut dan nilai relatif terhadap berat badan pemain. Dari data tersebut, kami bisa mengetahui kapasitas fisik masing-masing pemain secara lebih detail dan objektif," tambahnya.

CMJ Test dipilih karena dinilai sangat relevan dengan karakteristik permainan sepak bola yang didominasi aktivitas anggota tubuh bagian bawah, seperti berlari, berakselerasi, melompat, hingga melakukan perubahan arah.

"Gerakan pada tes CMJ memiliki mekanisme yang cukup merepresentasikan tuntutan permainan, sehingga sangat relevan digunakan untuk mengukur kapasitas fisik pemain sepak bola," terangnya.

Rofik menambahkan, waktu pelaksanaan tes juga menjadi faktor penting. Dilakukan H+2 setelah pertandingan, sehingga tim pelatih dapat melihat secara lebih jelas bagaimana respons tubuh pemain setelah menerima beban pertandingan.

"Hasilnya bisa meningkat atau menurun, tergantung kondisi masing-masing pemain. Dari situ kami membuat catatan dan rekomendasi yang kemudian menjadi bahan evaluasi bagi tim pelatih dan tim medis," kata Rofik.

Persebaya bergerak cepat menyiapkan tim menyembut Piala Presiden 2026. Turnamen ini, Persebaya tergabung di Grup B bersama tim asal Thailand Port FC, serta dua klub Indonesia, Persija Jakarta dan PSMS Medan. Grup B akan bermain di Stadion GBT.

Laga perdana penyisihan grup, Persebaya akan menghadapi Persija Jakarta pada Minggu (26/7/2026) di Stadion GBT.

Kemudian di tempat sama meladeni PSMS Medan, Rabu (29/7/2026). Laga terakhir penyisihan menghadapi Port FC pada Sabtu (1/8/2026). Dua tim teratas nantinya akan melaju ke babak semifinal.

Baca juga: Striker Persebaya Yann Mabela Kagum dengan Atmosfer Bonek dan Bonita di Stadion GBT

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.