Perbaikan Longsor di Jalur Kukar Menuju IKN Kelar, BBPJN Imbau Tetap Waspada
Adhinata Kusuma July 23, 2026 12:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM - Jalur penghubung Kabupaten Kutai Kartanegara menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur kini sudah bisa diakses secara lancar.

Sebelumnya, kerap terjadi macet mengular akibat sistem buka-tutup jalan penghubung ini.

Sistem buka tutup dilakukan karena ada perbaikan jalan longsor, tepatnya di ruas Samboja–Semoi Dua KM 9+500 yang dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur, 

Perbaikan itu kini telah rampung 100 persen. 

"Alhamdulillah, saat ini seluruh pekerjaan penanganan pile slab di KM 9+500 Ruas Samboja - Semoi Dua sudah selesai 100 persen. Struktur jalan sudah sangat mantap dan siap dilalui dengan optimal," ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.4 BBPJN Kaltim, Taufiq Ramadhan, Rabu (22/7/2026).

Baca juga: Tak Cuma Teori, Pemadam Otorita IKN Dilatih Gulung Selang hingga Tangani Kebakaran Boiler

Masyarakat pengguna jalan maupun penyedia jasa logistik yang kerap melintas di jalur ini akhirnya bisa melintas dengan lancar.

Ia mengungkapkan bahwa seluruh tahapan konstruksi telah berhasil diselesaikan sesuai target teknis yang direncanakan.

Taufiq menegaskan, penanganan pile slab sepanjang 75 meter ini memiliki peran yang sangat krusial. 

Pasalnya, ruas jalan Samboja–Semoi Dua merupakan salah satu urat nadi utama yang menghubungkan kawasan pesisir menuju kawasan IKN Nusantara. 

Kehadiran struktur pile slab yang kokoh ini diyakini bakal mendongkrak efisiensi waktu tempuh para pengguna jalan, khususnya kendaraan berat penyokong pembangunan IKN Nusantara.

Rampungnya proyek ini secara langsung mendukung kelancaran arus logistik menuju IKN Nusantara. 

"Kita tahu jalur ini sangat vital, sehingga dengan selesainya penanganan ini, distribusi bahan material maupun rantai pasok logistik lainnya bisa berjalan jauh lebih cepat dan aman tanpa terhambat antrean," jelasnya.

Jaga Laju Kendaraan 

Meski jalur kini sudah mulus dan tidak ada lagi sistem buka-tutup lalu lintas, BBPJN Kaltim tetap mengimbau masyarakat untuk tidak abai terhadap keselamatan berkendara.

Taufiq mengingatkan agar para pengguna jalan tetap menjaga laju kecepatan dan selalu waspada.

Mengingat karakteristik jalur tersebut yang memiliki beberapa titik rawan dan arus lalu lintas yang cukup padat.

"Kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada masyarakat atas kesabaran dan pengertiannya selama proses konstruksi berlangsung.

Namun, kami tetap mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap berhati-hati, utamakan keselamatan, dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas yang ada," pungkas Taufiq.

Penanganan menyeluruh, mulai dari pembangunan abutment, pile cap, lantai jembatan sepanjang 75 meter, hingga oprit yang awalnya dijadwalkan tuntas pada akhir Juli 2026, kini telah resmi diselesaikan 100 persen. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.