Laporan Reporter POS-KUPANG. COM, Alexandro Novaliano Demon Paku
POS-KUPANG. COM, OELAMASI -Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Kupang menggelar rapat koordinasi Selasa (21/7/2026), untuk mengevaluasi pelaksanaan program sekaligus menghimpun laporan perkembangan kegiatan di masing-masing kecamatan.
Keterangan yang diperoleh POS-KUPANG,COM, Rabu (22/7/2026) dari Staf Ahli TP PKK Kabupaten Kupang, Johanis Nifu Eki, mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan melaporkan berbagai kegiatan dan perkembangan yang telah dilaksanakan TP PKK Kecamatan sejak Mei hingga Juni 2026 setelah para pengurus dilantik.
Menurut Johanis, dari laporan yang disampaikan masing-masing kecamatan, banyak program telah dijalankan, terutama yang berkaitan dengan Posyandu, Dasawisma, dan pengumpulan data keluarga.
"Rapat koordinasi ini bertujuan untuk melaporkan kegiatan dan perkembangan di tiap-tiap kecamatan dari bulan Mei sampai Juni setelah mereka dilantik sebagai TP PKK Kecamatan. Dari laporan itu, banyak kegiatan yang sudah mereka lakukan, terutama berkaitan dengan Posyandu, Dasawisma, dan pengumpulan data," ujarnya.
Baca juga: Sasar Sembilan Kecamatan, Undana Klasterisasi Fokus Riset Guru Besar Berdampak di Kabupaten Kupang
Ia menjelaskan, salah satu kendala yang dihadapi di lapangan adalah jarak antardesa yang cukup jauh.
Meski demikian, para pengurus TP PKK di kecamatan terus berupaya semaksimal mungkin sehingga sebagian besar data yang dibutuhkan telah berhasil dikumpulkan.
Selain itu, TP PKK Kecamatan Fatuleu Tengah juga melaporkan masih mengalami kendala jaringan atau sinyal telekomunikasi yang sering kali menghambat pelaksanaan kegiatan maupun proses pelaporan.
Dalam rapat tersebut juga dipaparkan sejumlah inovasi dari kecamatan.
Salah satunya berasal dari Kecamatan Takari yang mengembangkan kegiatan Dasawisma melalui taman hijau sebagai bagian dari dukungan terhadap program penghijauan Pemerintah Kabupaten Kupang.
Program tersebut juga dikembangkan melalui kegiatan dapur hijau yang dilaksanakan hingga ke desa-desa.
Sementara itu, Kecamatan Fatuleu Tengah mengembangkan kebun PKK yang hasilnya kini sudah dapat dinikmati oleh masyarakat.
Johanis mengatakan berbagai inovasi yang dipaparkan dalam rapat koordinasi tersebut diharapkan dapat menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam mengembangkan program pemberdayaan keluarga.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Bupati Kupang sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Kupang, Aurum Titu Eki, mengingatkan agar setiap TP PKK Kecamatan terus membangun kolaborasi dengan organisasi perangkat daerah maupun instansi terkait sehingga seluruh program dapat berjalan secara optimal.
Menurutnya, sinergi antarinstansi diperlukan agar pelaksanaan program PKK dapat saling mendukung dan tujuan pemberdayaan masyarakat dapat tercapai.
Sebelumnya, Aurum Titu Eki melantik Ketua TP PKK Kecamatan se-Kabupaten Kupang pada 14 April 2026.
Saat itu ia mengatakan pelantikan dilakukan untuk menjamin keberlanjutan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di tingkat kecamatan.
Ia menjelaskan, pelantikan tersebut juga dilakukan karena sebelumnya terdapat kekosongan jabatan Ketua TP PKK di beberapa kecamatan sehingga kegiatan monitoring, evaluasi, dan pembinaan belum berjalan optimal.
Aurum menegaskan TP PKK merupakan mitra strategis pemerintah yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, kesehatan keluarga, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta memperkuat ketahanan keluarga.(nov)