TRIBUNMANADO.CO.ID - Obor Pemuda GMIM, renungan Kamis 23 Juli 2026.
Pembacaan alkitab terdapat pada Galatia 3:23-25.
Tema perenungan adalah Bebas yang Bertanggung Jawab.
Khotbah:
Sobat Obor, Cristiano Ronaldo dikenal sebagai atlet yang memiliki disiplin luar biasa.
la memiliki semua yang diimpikan banyak orang: kekayaan, ketenaran, dan kebebasan.
Namun menariknya, ia tidak hidup sembarangan. la menjaga pola makan, latihan, bahkan gaya hidupnya dengan sangat ketat.
Banyak orang berpikir bahwa kebebasan berarti melakukan apa saja tanpa batas, tetapi hidup Ronaldo menunjukkan hal yang berbeda.
Kebebasan sejati justru terlihat dalam kemampuan untuk mengendalikan diri. Hal ini sangat kontras dengan banyak anak muda saat ini tanpa aturan.
Mereka merasa mengartikan kebebasan sebagai hidup bebas ketika bisa melakukan apa saja, padahal sering kali kebebasan seperti itu justru membawa mereka pada kebiasaan yang merusak, seperti kecanduan, pergaulan yang salah, atau keputusan yang disesali kemudian hari.
Sobat obor, Galatia 3:23-25 menjelaskan bahwa sebelum iman datang, manusia berada di bawah penjagaan hukum.
Hukum berfungsi seperti pengawas yang menjaga dan menuntun manusia. Namun setelah Knstus datang kita tidak lagi berada di bawah penjagaan itu.
Ini bukan berarti kita begbas untuk berbuat dosa, tetapi kita dibebaskan dari hukuman dosa.
Dalam teologi Reformed, kebebasan dalam Kristus adalah kebebasan dari kuasa dosa, bukan kebebasan untuk hidup dalam dosa.
Kita tidak lagi hidup karena tekanan hukum, tetapi karena kasih karunia.
Kita dipanggil untuk hidup benar, bukan karena takut dihukum, tetapi karena kita telah diselamatkan.
Kebebasan ini adalah anugerah yang memberi kita kemampuan untuk memilih kehendak Tuhan dengan sukacita, bukan
dengan keterpaksaan.
Sobat obor, gunakan kebebasan yang Tuhan berikan dengan bijak. Jangan biarkan kebebasan itu menjadi alasan untuk hidup sembarangan.
Setiap pilihan yang kamu ambil hari ini akan membentuk masa depanmu. Belajarlah untuk berkata tidak pada hal-hal yang merusak, meskipun itu terlihat menyenangkan.
Pilihlah apa yang benar, meskipun itu tidak populer. Kebebasan sejati bukan tentang mengikuti semua keinginan tetapi tentang mampu memilih yang benar.
Ketika kamu hidup dalam kebebasan yang bertanggung jawab, kamu tidak hanya menjaga dirimu sendiri, tetapi juga
memuliakan Tuhan dalam setiap aspek hidupmu. Dari situlah kamu akan menemukan sukacita yang sejati dan hidup yang penuh tujuan di dalam Kristus. Amin.
Sumber: KPPS GMIM edisi Juli 2026