TRIBUNSTYLE.COM, JAKARTA - Di tengah gempuran tren makanan asing dan modern, pesona kuliner tradisional terbukti tidak pernah luntur di hati masyarakat. Terutama bagi warga perkotaan yang merindukan cita rasa "jadul" (zaman dulu) penuh kenangan, berburu jajanan tempo doeloe menjadi agenda favorit yang paling dirindukan untuk mengisi waktu luang.
Bagi Anda yang sedang merencanakan liburan singkat, melepas penat di akhir pekan, atau mencari spot hangout romantis yang cocok buat berduaan dengan pasangan, jantung Kota Jakarta punya destinasi rahasia yang wajib dikunjungi. Berlokasi di basement Gedung Sarinah, Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Pasar Nusantara hadir sebagai surga kuliner yang siap memanjakan lidah sekaligus merajut kembali memori masa kecil.
Baca juga: Tak Perlu Jauh ke Luar Kota, Ini 7 Wisata Anak di Tangerang Selatan yang Cocok buat Liburan Keluarga
Memasuki area Pasar Nusantara, pengunjung langsung disambut dengan atmosfer hangat ala perkampungan tempo dulu yang sangat luas dan nyaman. Tempat ini menghadirkan lebih dari 40 pilihan tenant serta gerobak jajanan autentik.
Mulai dari kuliner legendaris yang eksis sejak tahun 1920-an seperti Kopi Es Tak Kie, Kwetiau 28 Aho, es goyang kampung, hingga aromanis gerobakan tersaji menggugah selera. Tidak hanya itu, deretan makanan khas daerah dari berbagai penjuru nusantara seperti Bali, Padang, Manado, Bogor, Bandung, hingga Betawi ikut tumpah ruah di sini. Pengunjung bisa menikmati lezatnya asinan, nasi tutug oncom, mie aceh, gado-gado, hingga aneka kue basah tradisional seperti bacang, cucur, dan gemblong yang bisa dipilih dan dikemas sendiri.
Menjelang sore hari, kawasan Pasar Nusantara biasanya mulai dipadati oleh pengunjung yang ingin berjelajah kuliner bersama keluarga, sahabat, maupun orang terkasih. Suasananya yang hidup sangat pas untuk mencairkan suasana kencan akhir pekan berdua pasangan sambil bernostalgia lewat jajanan masa kecil.
Salah satu pengunjung asal Karawang, Imah (22), mengaku sengaja datang demi mengobati kerinduannya pada es goyang kampung yang kini sudah sangat langka. "Enak sih tempatnya, bisa nostalgia juga sama jajanan masa kecil, kaya es goyang ini," ujarnya.
Selain pilihan kulinernya yang melimpah dan ramah di kantong, sistem pembayaran di Pasar Nusantara juga sudah sepenuhnya menggunakan metode non-tunai (cashless), membuat transaksi menjadi jauh lebih praktis, cepat, dan modern tanpa mengurangi keotentikan rasa masa lalu. Jadi, sudah siap memasukkan tempat ini ke dalam daftar liburan akhir pekan Anda?
( TribunTangerang.com / Nuri Yatul Hikmah / Tribunstyle.com / Selviana Safitri )