TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib Dea, putri Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Gayo Lues, dr. Nevirizal, kini menjadi sorotan setelah unggahan flexing kekayaan di media sosial menuai kecaman luas.
Dea ramai diperbincangkan warganet setelah sejumlah unggahannya dinilai memamerkan kehidupan mewah dan kondisi ekonomi keluarganya.
Tak sedikit netizen yang kemudian melontarkan kritik hingga hujatan terhadap perempuan tersebut karena dianggap terlalu terbuka menunjukkan kehidupan pribadinya.
Dalam sejumlah unggahan, Dea memperlihatkan berbagai aktivitas mulai dari perjalanan ke luar negeri hingga percakapan yang berlangsung di dalam grup keluarga.
Ia juga sempat mengunggah konten yang menyinggung aktivitas sang ayah dalam membeli bahan bakar minyak (BBM) dalam jumlah cukup banyak.
Di tengah derasnya kritik, sebuah unggahan dari akun @cabinetcouture_season2 kembali menampilkan pernyataan Dea ketika merespons komentar dari warganet.
Alih-alih menunjukkan penyesalan, Dea justru terlihat percaya diri dan mengaku siap dibandingkan dengan orang lain dalam berbagai aspek kehidupan.
Ia bahkan menyatakan tidak gentar apabila harus beradu dari sisi ekonomi, pendidikan, keluarga, hingga urusan pasangan.
"Sok mantep bgt lu. Emang mantep, mau diadu dari segi ekonomi, pendidikan, keluarga, pasangan juga ga getar #izinnnn," tulis Dea dalam postingannya di akun Instagram @ddeyya.aa.
Unggahan tersebut kemudian semakin memperbesar perhatian publik terhadap gaya hidup yang selama ini ditampilkan Dea melalui media sosial.
Dalam kesempatan lain, Dea juga membagikan momen perjalanan bersama keluarganya ketika mengunjungi sejumlah negara di luar negeri.
"Hidup kadang di Paris Inggris Jerman," tulis Dea.
Baca juga: Anak Pejabat Gayo Lues Nevi Rizal Viral Flexing Harta, Pamer Jalan-jalan Luar Negeri Bareng Keluarga
Tak berhenti sampai di situ, Dea turut memperlihatkan tangkapan layar percakapan yang berlangsung di grup keluarga kepada para pengikutnya di media sosial.
Dalam percakapan tersebut, Nevirizal tampak aktif memberikan respons dan berkomunikasi dengan anggota keluarganya.
Dea kemudian menampilkan kebanggaannya karena bisa menikmati perjalanan ke luar negeri ketika sang ayah tetap menjalankan aktivitas pekerjaannya.
"Papa kerja, anak istri di Eropa," tulis Dea.
Ia kembali membagikan unggahan lain yang memperlihatkan perjalanan keluarganya ke negara lain.
"Anak istri tb tb ke Korea," sambungnya dalam postingan lain.
Selain memamerkan perjalanan ke luar negeri, Dea juga sempat menyinggung soal pendidikan yang ditempuhnya dan biaya yang dikeluarkan keluarganya.
Ia mengaku dapat menempuh pendidikan kedokteran dengan dukungan finansial dari sang ayah.
"Menghabiskan uang papa kak menyala ukt koas+S2 20jt ++ itu," pungkas Dea.
Kontroversi semakin meluas setelah Dea juga mengunggah pernyataan mengenai sang ayah yang disebut membeli BBM dalam jumlah besar.
"Papaku beli minyak 15 jirigen," kata Dea.
"Ntah mobil mana lagi yang mau dipenuhkannya," sambungnya.
Rangkaian unggahan tersebut akhirnya membuat Nevirizal angkat bicara dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas perilaku putrinya di media sosial.
"Atas nama seorang ayah dan pejabat publik, saya meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, terkhusus warga Gayo Lues," katanya.
Baca juga: Sosok Anak Pejabat Gayo Lues Aceh Flexing Kekayaan, Timbun Bensin saat Rakyat Susah, Pamer Liburan
Di tengah ramainya perbincangan publik, dr. Nevirizal akhirnya buka suara.
Dikutip dari Serambinews.com, Rabu (22/7/2026), ia mengaku menyesalkan unggahan yang dibuat anaknya hingga memicu kegaduhan di ruang publik.
Sebagai orang tua sekaligus pejabat publik, Nevirizal mengatakan dirinya memahami bahwa masyarakat memberikan perhatian terhadap perilaku keluarga pejabat.
Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, khususnya warga Gayo Lues, atas kegaduhan yang terjadi.
Nevirizal juga memberikan penjelasan mengenai unggahan yang memperlihatkan perjalanan ke luar negeri.
"Dari mulai umrah lalu ke Korea, saya sendiri tidak ikut dalam perjalanan tersebut karena harus menjalani pengobatan rutin atas penyakit yang sudah lama saya alami," katanya.
Ia berharap peristiwa tersebut menjadi pembelajaran bagi keluarganya agar lebih bijaksana dalam menggunakan media sosial.
Menurut Nevirizal, sebagai aparatur pemerintah, dirinya menghormati kritik dan masukan masyarakat sebagai bagian dari kontrol publik terhadap penyelenggara pemerintahan.
Sementara itu, permintaan maaf yang disampaikan Nevirizal menjadi respons resmi pertama dari pihak keluarga sejak konten tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Sementara itu untuk Dea saat ini akun media sosial Instagram yang biasa ia pakai untuk flexing tampak menghilang.
Akunnya kini sudah bisa ditemukan.
Bahkan akun TikTok milik Dea juga saat ini sudah dikunci.
Sehingga publik tidak lagi bisa melihat unggahan-unggahan Dea.
Tak cuma Dea, akun TikTok kekasihnya juga tampak dikunci.
"bener, barusan coba cari udah gk ada. Takut di telusuri kayaknya wkkwwk," tulis akun @Dina Edry.
(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Vivi Febrianti)