Jabatan Baru Nanik S Deyang setelah Mundur Kepala BGN Terungkap, Pengawas Khusus Presiden Buka Suara
pairat July 23, 2026 01:27 PM

 

SRIPOKU.COM - Setelah memutuskan mundur dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), jabatan baru menanti Nanik S Deyang.

Hal ini diungkap Penasihat Khusus Presiden, Hasan Nasbi.

Ia mengurai curhatan Nanik S Deyang sebelum memutuskan mundur dari jabatan Kepala BGN dan jabatan baru yang akan diemban mantan jurnalis senior itu.

Ia mengungkap ternyata sejak satu minggu lalu, Nanik sudah terpikir untuk meninggalkan jabatan mentereng tersebut.

Hal itu diungkap Hasan Nasbi setelah Nanik mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala BGN hari ini, Rabu (22/7/2026).

Hasan Nasbi bercerita bahwa Nanik sempat dirawat di rumah sakit selama satu minggu.

"Seminggu yang lalu ibu Nanik sempat dirawat di rumah sakit selama satu minggu dan saya juga sempat menengok beliau ketika beliau dirawat di rumah sakit," ungkap Hasan Nasbi dilansir TribunnewsBogor.com dari tayangan youtube metro tv news, Rabu (22/7/2026).

Saat menengok Nanik, Hasan Nasbi mendengar curhatan kepala BGN itu secara seksama.

PROFIL KEPALA BGN - Kolase Nanik S Deyang, wartawati yang kini jadi anak buah Prabowo Subianto ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
PROFIL KEPALA BGN - Kolase Nanik S Deyang, wartawati yang kini jadi anak buah Prabowo Subianto ditunjuk sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). (Instagram)

Baca juga: Alasan Kesehatan jadi Penyebab Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Unggahan Sehari Sebelumnya Disorot

Nanik mengaku tidak yakin bisa maksimal bekerja jika kondisi kesehatannya menurun.

Hal itulah yang membuat Nanik berpikir untuk menemui presiden Prabowo guna menyampaikan pengunduran diri.

"Beliau mengalami persoalan kesehatan yang memang harus ditangani dengan lebih serius. Pada saat itu beliau menyampaikan ke saya pada saat saya menengok, bahwa mungkin kalau keadaan kesehatan dia seperti ini, dia tidak akan maksimal dalam menjalankan pekerjaan yang sangat berat di BGN. Beliau menyampaikan memang sudah terpikir untuk menghadap presiden menyampaikan pengunduran diri," pungkas Hasan Nasbi.

Adapun perihal kesehatan Nanik yang menurun, Hasan melihat kondisinya selama beberapa minggu ke belakang memang menurun.

Pemicu penyakit Nanik muncul adalah karena aktivitas bekerja yang berat.

"Kondisi kesehatan ibu Nanik ini kemudian menjadi problem bagi beliau adalah ketika selama 1,5 bulan terakhir melakukan perbaikan-perbaikan yang berat, menyebabkan waktu istirahat beliau tidak teratur, bekerja jauh lebih keras lagi, mungkin ini menyebabkan kondisi kesehatan beliau turun," kata Hasan Nasbi.

Bakal Dapat Jabatan Baru

Sebelumnya melalui akun Facebooknya, Nanik mengungkap alasannya mundur dari jabatan Kepala BGN.

Nanik mengakui bahwa dirinya mengidap penyakit jantung sehingga harus segera ditangani.

Pada hari ini pun Nanik akan langsung terbang ke luar negeri untuk berobat.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN untuk jantung saya, rencananya hari ini, Rabu (22/7) saya berangkat," tulis Nanik dalam keterangannya.

"Ini bukan karena tidak percaya dokter yg hebat di Indonesia, tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yg mau saya tuju," sambungnya.

Terkait pengunduran dirinya itu, Nanik mengaku sudah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto.

Kata Nanik, Prabowo menyetujui pengunduran dirinya karena kasihan dengan kondisi kesehatannya.

Kendati demikian, Nanik bercerita bahwa ada syarat dari Prabowo jika Nanik ingin mundur.

Yakni Nanik harus terus mengawasi BGN.

"Saya sampaikan ke presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya, dan karena presiden prihatin dan kasihan dengan saya, presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," kata Nanik.

Meskipun tak lagi mengemban jabatan Kepala BGN, Nanik mengaku telah disiapkan jabatan baru oleh Prabowo.

Nanik kabarnya bakal jadi Ketua Dewas buatan Prabowo.

"Kemungkinan presiden akan membentuk dewan pengawas dimana saya disuruh menjadi ketua dewan pengawasnya ( kalau  mencereweti kayaknya masih bisa yg penting tidak berhubungan dengan pegang  uang , sumpah trauma akuttt)," pungkas Nanik.

Lebih lanjut terkait dengan penggantinya sebagai Kepala BGN, Nanik memberikan bocoran.

"Insyallah pengganti saya adalah "adik saya" dimana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yg menyimpang," imbuh Nanik.

Jejak karir Nanik S Deyang

Kini mundur dari jabatan Kepala BGN, sosok Nanik S Deyang telah lama dikenal.

Nanik diketahui merupakan tim sukses Prabowo Subianto sejak tahun 2019.

Mantan wartawati itu pun kembali menjadi timses Prabowo di Pemilu tahun 2024.

Setelah Prabowo resmi jadi Presiden, Nanik dipilih menjadi Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan tahun 2024.

Ia juga diangkat menjadi Komisaris Independen Pertamina di tahun 2025.

Mundur dari Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Nanik diangkat menjadi Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025.

Lalu pada 2 Juni 2026 lalu, Nanik dipilih menjadi Kepala BGN menggantikan Dadan Hindayana yang terjerat kasus korupsi.

Baru 1,5 bulan menjabat, Nanik mengumumkan pengunduran dirinya dari jabatan Kepala BGN pada hari ini, Rabu (22/7/2026).

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.