Emi Martinez mengisyaratkan bahwa ia mungkin akan mengakhiri kariernya bersama tim nasional Argentina setelah Albiceleste kalah di final Piala Dunia dari Spanyol. Penjaga gawang Aston Villa itu mengungkapkan rasa patah hatinya dalam sebuah pesan emosional, yang menimbulkan ketidakpastian mengenai masa depannya di level internasional.
Patah hati setelah kekalahan di Piala Dunia
Martinez memberi sinyal bahwa ia bisa pensiun dari sepak bola internasional setelah Argentina kalah 1-0 dari Spanyol di final Piala Dunia yang berlangsung di New Jersey. Penjaga gawang Aston Villa itu tampak sangat emosional setelah peluit akhir dibunyikan, karena Argentina gagal mempertahankan trofi yang mereka menangkan di Qatar empat tahun sebelumnya. Martinez kemudian untuk pertama kalinya berbicara secara terbuka tentang kekalahan tersebut, menimbulkan keraguan baru tentang masa depannya bersama tim nasional.
Pesan emosional yang menimbulkan ketidakpastian
Martinez mengakui bahwa kekalahan tersebut membuatnya sangat terpukul ketika ia merenungkan kegagalan Argentina mempertahankan gelar dan masa depannya di tim nasional. Ia menulis di Instagram: "Saya bermimpi kami bisa memenangkannya kembali, saya bermimpi membawanya ke Argentina dan mencetak sejarah sekali lagi. Kebenarannya adalah rasa sakit ini sulit dijelaskan, saatnya untuk merenungkan banyak hal dan melihat bagaimana langkah berikutnya, apakah ini waktunya untuk menyingkir. Saya sangat menyesal, saya benar-benar sudah berusaha sekuat tenaga untuk membantu negara saya dan rekan-rekan senegara saya."
Aksi heroik yang belum cukup untuk Argentina
Meskipun kalah, Martinez tetap mendapat pujian atas penampilannya di final setelah melakukan sejumlah penyelamatan penting yang membuat Argentina tetap bertahan dalam pertandingan. Namun, ia tidak bisa berbuat banyak ketika Ferran Torres mencetak gol kemenangan di perpanjangan waktu yang mengakhiri harapan Albiceleste untuk meraih gelar Piala Dunia secara beruntun.
Keputusan pensiun kini menanti
Setelah kekalahan Argentina dari Spanyol, Martinez kini menghadapi keputusan sulit apakah akan mengakhiri karier internasionalnya dan fokus pada karier klub. Sementara itu, di level klub, penjaga gawang berusia 33 tahun tersebut masih terikat kontrak dengan Aston Villa hingga tahun 2029, namun beberapa laporan menyebutkan bahwa ia bisa saja meninggalkan Villa Park pada musim panas ini.