TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pelayanan di Kantor Bea Cukai Kediri dipastikan tetap berjalan normal sehari setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Kantor Bea Cukai Kediri, Gatot Heroe Hernanda, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap.
Seluruh layanan kepabeanan dan cukai kepada masyarakat maupun pelaku usaha tetap beroperasi seperti biasa pada Kamis (23/7/2026).
Sebelumnya, KPK mengumumkan penetapan Gatot Heroe Hernanda sebagai tersangka pada Rabu (22/7/2026). Meski demikian, aktivitas di Kantor Bea Cukai Kediri tidak mengalami gangguan dan pelayanan publik tetap dibuka secara normal.
Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi Bea Cukai Kediri, Arintoko Dwi Wiharto, memastikan operasional pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Baca juga: 2 Kecelakaan Maut Terjadi Selang 15 Menit di Wates Kediri, 2 Orang Tewas Termasuk Bocah 8 Tahun
"Pelayanan kepada masyarakat berjalan normal dan tidak terganggu. Seluruh layanan tetap beroperasi seperti biasa," kata Arintoko Dwi Wiharto, Kamis (23/7/2026).
Terkait kepemimpinan di Kantor Bea Cukai Kediri setelah penetapan tersangka tersebut, Arintoko mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Menurutnya, hingga kini belum ada penunjukan pelaksana tugas (Plt) karena masih dalam tahap komunikasi dengan pimpinan di tingkat wilayah.
"Untuk saat ini terkait yang menjadi kepala kantor masih dikomunikasikan dengan pimpinan kami di Kantor Wilayah. Kami masih menunggu instruksi lebih lanjut dari pimpinan di Kanwil," ungkapnya.
Arintoko juga membantah adanya aktivitas penggeledahan oleh penyidik KPK di Kantor Bea Cukai Kediri, baik sebelum maupun setelah Gatot Heroe Hernanda ditetapkan sebagai tersangka.
Karena tidak ada proses penggeledahan, seluruh aktivitas pelayanan dan operasional kantor tetap berlangsung seperti hari-hari biasa.
"Petugas KPK tidak melakukan penggeledahan ke Kantor Bea Cukai Kediri. Karena itu pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal," jelasnya.
Arintoko mengungkapkan, Gatot Heroe Hernanda baru menjabat sebagai Kepala Kantor Bea Cukai Kediri sejak sekitar Maret 2026 atau kurang lebih lima bulan.
Selama memimpin, Gatot disebut rutin menggelar rapat evaluasi bersama seluruh jajaran guna memantau pelaksanaan program dan kinerja kantor.
"Beliau baru menjabat sekitar Maret, jadi kurang lebih lima bulan. Setiap bulan juga selalu ada rapat evaluasi pekerjaan yang ada di Kediri," ujarnya.
Pegawai Sebut Gatot Heroe Hernanda Sosok Humble
Di lingkungan internal Bea Cukai Kediri, Gatot dikenal sebagai sosok yang mudah berkomunikasi dengan pegawai dan memiliki gaya kepemimpinan yang sederhana.
Meski demikian, pihak Bea Cukai Kediri menegaskan tetap menghormati dan menyerahkan seluruh proses hukum kepada KPK.
"Beliau humble. Setiap bulan juga selalu ada rapat untuk evaluasi dan program," tutur Arintoko.
(Lutfi Husnika/tribunmataraman.com)