Iran Mengamuk! Ancam Hentikan Penjualan Minyak Timur Tengah Jika Ekspor Teheran Diblokir
Tribun-video July 23, 2026 03:58 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Ketua Parlemen Iran sekaligus kepala negosiator, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan peringatan keras terkait situasi di Selat Hormuz. Ia menegaskan, kondisi di jalur pelayaran strategis itu tidak akan kembali seperti sebelum perang dan memperingatkan tidak ada negara di kawasan yang dapat menjual minyak jika Iran dicegah mengekspor minyaknya. "Dalam sebuah kawasan di mana kami tidak bisa menjual minyak, tidak seorang pun akan menjual minyak," kata Ghalibaf dalam unggahan di platform X pada Rabu (22/7/2026), seperti dikutip TRT World.Ia juga memperingatkan bahwa jika keamanan Iran tidak dijamin, maka tidak akan ada infrastruktur yang tetap aman. Singgung kehadiran militer AS di Selat HormuzGhalibaf menegaskan keamanan di Selat Hormuz bergantung pada tidak adanya pasukan Amerika Serikat di kawasan tersebut.Menurutnya, Iran telah berulang kali menyatakan bahwa kondisi di Selat Hormuz tidak akan kembali seperti sebelum perang. Pernyataan itu disampaikan hanya beberapa jam setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengancam akan membombardir jembatan atau pembangkit listrik di Iran setiap kali Teheran menyerang kapal dagang di Selat Hormuz. (*)Artikel ini telah tayang dengan judul: Iran Ngamuk, Tak Biarkan Negara Lain Jual Minyak jika Teheran Dicegah Eksporhttps://www.kompas.com/global/read/2026/07/23/062116670/iran-ngamuk-tak-biarkan-negara-lain-jual-minyak-jika-teheran-dicegahProgram: Tribunnews UpdateEditor Video: Ramadhan Aji PrakosoUploader: Radifan Setiawan