POSBELITUNG.CO -- Setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional.
Pada tahun ini, Hari Anak Nasional memasuki peringatan ke-46 dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan.”
Sementara itu dalam kalender Jawa, tanggal 23 Juli 2026 adalah hari Kamis dengan weton Legi.
Baca juga: Kalender Jawa 22 Juli 2026 Weton Rabu Kliwon, Diperingati sebagai Hari Bhakti Adhyaksa
Hari ini juga bertepatan dengan Wuku Pahang.
Dalam perhitungan neptu Jawa, Kamis memiliki nilai 8, sedangkan Legi bernilai 5, sehingga total neptu Kamis Legi adalah 13.
Neptu ini sering dikaitkan dengan pribadi yang bijaksana, bertanggung jawab, dan memiliki kemampuan berpikir matang sebelum mengambil keputusan.
Sementara itu, Wuku Pahang melambangkan ketabahan, kesabaran, serta kekuatan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.
Perpaduan antara weton Kamis Legi dan Wuku Pahang dipercaya membentuk sosok yang tenang, berprinsip, serta memiliki semangat untuk terus berkembang melalui pengalaman hidup.
Baca juga: Biodata Sudaryono, Wamentan Dikabarkan jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang, Eks Ajudan Prabowo
Mereka yang lahir pada kombinasi weton dan wuku ini umumnya dikenal sebagai pribadi yang mampu menjaga keseimbangan antara logika dan perasaan.
Sikapnya yang tenang membuat mereka mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain, baik dalam lingkungan keluarga, pekerjaan, maupun pergaulan sosial.
Weton Kamis Legi dengan Wuku Pahang dipercaya memiliki watak yang sabar, bijaksana, dan penuh tanggung jawab.
Mereka dikenal sebagai pribadi yang tidak mudah terpancing emosi serta selalu berusaha mempertimbangkan berbagai sisi sebelum mengambil keputusan.
Sifat Kamis Legi yang lembut berpadu dengan karakter Wuku Pahang yang melambangkan ketabahan menjadikan mereka sosok yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Selain itu, pemilik weton ini biasanya memiliki jiwa sosial yang tinggi dan senang membantu orang lain tanpa mengharapkan balasan.
Mereka juga dikenal jujur, dapat dipercaya, dan mampu menjaga hubungan baik dengan lingkungan sekitarnya.
Dalam kehidupan sehari-hari, mereka cenderung mengutamakan keharmonisan dan lebih memilih menyelesaikan masalah melalui musyawarah.
Namun, karena terlalu berhati-hati, mereka terkadang membutuhkan waktu lebih lama dalam menentukan pilihan penting.
Tanggal 23 Juli 2026 jatuh pada hari Kamis dan kembali diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN).
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh elemen masyarakat tentang pentingnya perlindungan, pemenuhan hak, serta dukungan terhadap tumbuh kembang anak di Indonesia.
Peringatan Hari Anak Nasional memiliki landasan hukum yang kuat.
Salah satunya merujuk pada Pasal 28B ayat (2) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
Selain itu, keberadaan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak menjadi tonggak penting dalam meningkatkan perhatian pemerintah terhadap hak-hak anak.
Sejak disahkannya undang-undang tersebut, berbagai upaya terus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan anak, termasuk melalui peringatan Hari Anak Nasional setiap tahun.
Hari Anak Nasional memiliki sejarah panjang. Gagasan awal peringatan ini dicetuskan oleh Kongres Wanita Indonesia (KOWANI) pada tahun 1951.
Namun, pelaksanaannya baru dimulai pada tahun 1952 ketika Presiden Soekarno menjabat.
Secara resmi, Hari Anak Nasional ditetapkan melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 1984 yang ditandatangani oleh Presiden Soeharto pada 19 Juli 1984.
Dalam keputusan tersebut ditegaskan bahwa tanggal 23 Juli ditetapkan sebagai Hari Anak Nasional dalam rangka pembinaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak.
Pemilihan tanggal 23 Juli bukan tanpa alasan. Tanggal tersebut bertepatan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1979 tentang Kesejahteraan Anak, yang menjadi simbol komitmen negara dalam menjamin hak-hak anak Indonesia.
(Bangkapos.com/Tribunnews.com/Kompas.com)