Diduga Ingin Merusak Rumah Tangganya dengan Hal Mistis, Amanda Manopo Tegas Polisikan Eks Karyawan
Kharisma Tri Saputra July 23, 2026 04:32 PM

 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Langkah tegas kini diambil oleh artis Amanda Manopo dalam menghadapi persoalan hukum dengan mantan karyawannya. 

Jika sebelumnya ia cenderung bergeming saat diterpa berbagai isu, statusnya yang kini telah menjadi seorang ibu mengubah segalanya. 

Amanda memilih tak lagi tinggal diam dan menutup rapat pintu perdamaian demi menjaga ketenangan serta keselamatan keluarganya.

Motif di balik aksi tidak menyenangkan yang dilakukan oleh sang mantan karyawan diduga kuat dilandasi oleh alasan personal. 

Amanda membeberkan bahwa berdasarkan pengakuan yang diterimanya, pelaku disinyalir berniat merusak keharmonisan hubungannya dengan sang suami, Kenny Austin.

"Dia melakukan itu karena waktu itu saya memang ada punya hubungan sama suami saya sekarang, dan dia tuh ingin memecahin," kata Amanda Manopo di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026), dikutip dalam Tribunnews.com

Baca juga: Usai Fokus Urus Keluarga, Amanda Manopo Resmi Laporkan Eks ART atas Dugaan Penggelapan dan Pemalsuan

UGAAN PENGGELAPAN - Amanda Manopo dan kuasa hukumnya, Sandy Arifin ketika ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026). Amanda Manopo berencana melaporkan eks karyawannya yang diduga melakukan penggelapan senilai Rp3 miliar.
UGAAN PENGGELAPAN - Amanda Manopo dan kuasa hukumnya, Sandy Arifin ketika ditemui di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026). Amanda Manopo berencana melaporkan eks karyawannya yang diduga melakukan penggelapan senilai Rp3 miliar. (Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah)

Dugaan niat buruk tersebut dirasakan Amanda semakin kuat setelah dirinya menemukan kejanggalan di area kediamannya, termasuk temuan objek misterius yang mengarah pada tindakan berbahaya.

"Kalau misalkan saya cari tahu, kayak tanah kuburan menurut saya itu kayak mau mencelakai ya," tambahnya.

Padahal, pesinetron ternama ini mengaku selama ini tidak pernah terlibat konflik atau memiliki masalah pribadi apa pun dengan yang bersangkutan.

"Saya tidak pernah berbuat jahat, saya sama sekali tidak melakukan hal-hal yang aneh sih terhadap beliau," katanya.

Terbongkar Lewat CCTV: Didoakan hingga Didupa-dupai

Awalnya, pemecatan terhadap mantan karyawan tersebut dilakukan lantaran perilakunya yang dinilai tidak menyenangkan. 

Namun, tabir di balik tindakan eks karyawannya itu baru benar-benar terkuak secara tak sengaja setelah Amanda memeriksa rekaman CCTV rumahnya.

Rekaman tersebut menampilkan rangkaian aksi yang diduga berkaitan dengan praktik mistis, mulai dari penebaran tanah kuburan hingga perlakuan khusus pada makanan dan minuman yang dikonsumsi Amanda.

"Ketahuannya karena dia mendukunin saya dulu. Ada bukti-bukti otentik lewat video-video, dari CCTV rumah," kata Amanda Manopo di Polres Metro Jakarta Selatan, Rabu (22/7/2026).

Amanda menambahkan rincian temuan yang sempat terekam kamera pengawas di rumahnya tersebut.

"Dari CCTV rumah ada bukti-buktinya di mana ternyata dia taruh tanah kuburan di rumah saya, dari minum yang saya minum ternyata itu pun didoa-doain, bahkan rumah saya didupa-dupain," ujarnya.

Kendati mengalami hal yang meresahkan, Amanda menegaskan bahwa landasan keyakinannya membuat ia tidak lantas goyah oleh hal-hal gaib semacam itu. 

Hanya saja, ia memandang perbuatan tersebut sudah sangat melampaui batas dan mengganggu ketenteraman rumah tangganya.

"Puji Tuhan saya percaya sama Tuhan saya yang besar banget, jadi saya nggak percaya dengan hal-hal itu. Tapi kan ini juga namanya mengganggu," ucap Amanda.

Baca juga: Alasan Amanda Manopo Baru Laporkan Eks ART Terungkap, Sempat Tunda Demi Fokus pada Keluarga

Tutup Pintu Damai Demi Sang Buah Hati

Perbuatan yang merugikan serta dinilai mengancam keamanan ini membulatkan tekad Amanda untuk menuntaskan perkara tersebut ke jalur hukum. 

Meski pihak mantan karyawan menunjukkan respons atau niat baik, Amanda sudah menetapkan pendiriannya secara mutlak.

"Kalau ada iktikad baik dari beliau pun saya sudah tidak mau," tegas Amanda.

Bagi Amanda, dorongan terbesar untuk bersikap tegar dan menindak tegas kasus ini adalah kehadiran sang buah hati. 

Ia merasa memiliki kewajiban penuh untuk memastikan lingkungan tempat tumbuh tumbuh anak dan keluarganya tetap aman dari segala bentuk ancaman.

"Saya cuma lebih mikirin masalah anak aja sih. Kalau dulu saya diomongin apa segala macam saya diam. Tapi kalau sekarang kalau udah bawa anak, mungkin sekarang udah nggak bisa diam," tuturnya.

(*)

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.