Diduga Korsleting Listrik, Rumah Buruh Harian di Lhokseumawe Terbakar
Muliadi Gani July 23, 2026 04:54 PM

 

PROHABA.CO, LHOKSEUMAWE – Musibah kebakaran melanda sebuah rumah permanen milik Rahmizar (43) di Dusun Kenari, Gampong Kampung Jawa Baru, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, Rabu (22/7/2026) sore.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun dua kamar dan sebagian dapur rumah mengalami kerusakan akibat dilalap api.

Rumah yang terbakar diketahui milik Rahmiza, yang bekerja sebagai seorang buruh harian lepas. 

Saat kebakaran terjadi, rumah dalam keadaan kosong karena pemilik sedang tidak berada di lokasi.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr Ahzan SH SIK MSM MH melalui Kapolsek Banda Sakti AKP Hanafiah SAg MM mengatakan, pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran yang terjadi pada sore hari itu.

Baca juga: Api Hanguskan Dapur Batu Bata Warga Kajhu Aceh Besar, Tidak Ada Korban Jiwa

"Begitu menerima informasi dari masyarakat, personel Polsek Banda Sakti langsung menuju lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara, membantu proses evakuasi, serta berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kota Lhokseumawe," kata AKP Hanafiah.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, warga pertama kali melihat kepulan asap disertai kobaran api yang keluar dari salah satu kamar rumah.

Menyadari adanya kebakaran, warga sekitar berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

Namun, karena material di dalam rumah mudah terbakar, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke kamar lainnya hingga sebagian dapur.

Sekitar pukul 17.00 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.

Berkat respons cepat petugas, api berhasil dikendalikan sekitar pukul 17.20 WIB sehingga tidak sempat merembet ke rumah-rumah lain di kawasan permukiman yang cukup padat tersebut.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka, kebakaran mengakibatkan dua kamar dan sebagian dapur hangus terbakar.

Baca juga: 77 Rumah Terbakar di Pardede Lhokseumawe, Korban Terdampak 251 Jiwa

Kerugian material akibat peristiwa itu diperkirakan mencapai sekitar Rp50 juta.

AKP Hanafiah mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Meski demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

"Dari hasil pemeriksaan awal, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting listrik.

Namun, penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah tua atau tidak memenuhi standar keamanan.

Warga juga diminta rutin memeriksa kondisi instalasi listrik serta memastikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah.

"Kami mengajak masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi kebakaran.

Jika terjadi keadaan darurat, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau instansi terkait agar dapat segera ditangani," pungkasnya

(Serambinews.com/Saiful Bahri)

Baca juga: Lima Rumah Terbakar di Simeulue Barat, Lima KK Kehilangan Tempat Tinggal

Baca juga: Tiga Rumah dan Satu Kandang Hangus Dilalap Api di Kuta Baro Aceh Besar, Sembilan Kambing Mati

Baca juga: 13 Rumah Terbakar di Ateuk Pahlawan Banda Aceh,  Korban Mengungsi ke Kantor Keuchik

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.