TRIBUNNEWS.COM - Piala Presiden 2026 segera bergulir dengan mempertemukan delapan klub antar negara Asia Tenggara.
Piala Presiden 2026 akan diikuti delapan peserta yang terdiri dari lima klub Indonesia dan tiga tim undangan asal Asia Tenggara.
Lima wakil Indonesia adalah Persib Bandung, Arema FC, Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, dan PSMS Medan.
Sementara tiga tim undangan adalah DPMM FC asal Brunei Darussalam, Tampines Rovers dari Singapura, serta Port FC dari Thailand.
Adapun Piala Presiden 2026 ini merupakan turnamen pramusim ke delapan yang menjadi ajang persiapan klub-klub sebelum menghadapi kompetisi musim 2026/2027.
Turnamen pramusim ini akan digelar mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 yang digelarkan di Bandung dan Surabaya.
Pertandingan Grup A yang beranggotakan Persib Bandung, Arema FC, DPMM FC, dan Tampines Rovers, akan dipusatkan di Stadion Si Jalak Harupat.
Sementara pertandingan Grup B yang dihuni oleh Persebaya Surabaya, Persija Jakarta, PSMS Medan, dan juara bertahan Port FC, akan digelar di Stadion Gelora Bung Tomo.
Setiap tim akan bersaing pada fase grup untuk memperebutkan dua tiket menuju babak semifinal hingga mencapai partai final.
Di luar persaingan di atas lapangan, menarik untuk melihat perbandingan nilai pasar skuad delapan kontestan yang akan bertarung memperebutkan trofi Piala Presiden 2026.
Berdasarkan data Transfermarkt per Kamis (23/7/2026), dua klub raksasa Indonesia, Persib Bandung dan Persija Jakarta, menempati dua posisi teratas dalam daftar tim dengan nilai pasar skuad termahal.
Menariknya, nilai skuad dua tim tamu dari luar Indonesia, DPMM FC dan Tampines Rovers, justru berada jauh di bawah Persib maupun Persija.
Sementara Port FC asal Thailand menjadi satu-satunya tim undangan yang mampu menembus tiga besar.
Baca juga: Persib Siap Rotasi Besar di Piala Presiden 2026, Igor Tolic Beri Kesempatan Pemain Muda
Persib Bandung menyandang status sebagai kontestan Piala Presiden 2026 dengan nilai pasar skuad tertinggi.
Maung Bandung memiliki total market value mencapai Rp164,60 miliar.
Besarnya nilai tersebut tidak terlepas dari komposisi pemain bintang yang menghuni skuad Persib.
Thom Haye menjadi pemain dengan nilai pasar tertinggi di kubu Pangeran Biru. Gelandang Timnas Indonesia tersebut memiliki market value mencapai Rp15,64 miliar.
Di bawahnya terdapat rekrutan anyar asal Argentina, Mariano Peralta, yang mempunyai nilai pasar sebesar Rp13,04 miliar.
Persib juga masih memiliki Sandy Walsh, Balsa Sekulic, dan Eliano Reijnders. Ketiganya masing-masing tercatat memiliki market value senilai Rp10,43 miliar.
Komposisi tersebut menempatkan Persib di posisi teratas sekaligus mempertegas kekuatan skuad Maung Bandung menjelang bergulirnya musim baru.
Persija Jakarta berada tepat di belakang rivalnya tersebut.
Macan Kemayoran memiliki total nilai pasar skuad mencapai Rp152,96 miliar.
Pemain termahal Persija adalah gelandang asing anyar Stjepan Loncar yang direkrut dari NK Istra 1961.
Loncar memiliki market value mencapai Rp20,86 miliar, sekaligus menjadi salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di kompetisi Super League 2026/2027.
Selain Loncar, Persija memiliki beberapa pemain bernilai tinggi seperti Rizky Ridho dengan Rp11,30 miliar, Jordi Amat Rp9,56 miliar, serta Radovan Pankov Rp8,69 miliar.
Port FC menjadi penantang terdekat Persib dan Persija dalam urusan nilai pasar skuad.
Klub asal Thailand tersebut berada di posisi ketiga dengan market value mencapai Rp130,80 miliar.
Salah satu pemain dengan nilai pasar tertinggi di Port FC adalah bek Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam, yang memiliki market value sebesar Rp8,69 miliar.
Port FC sekaligus menjadi tim undangan dengan nilai skuad tertinggi di Piala Presiden 2026.
Setelah tiga besar, terdapat jarak nilai pasar yang cukup mencolok.
Persebaya Surabaya menempati urutan keempat dengan total market value Rp100,38 miliar.
Arema FC kemudian menyusul di posisi kelima dengan nilai pasar skuad Rp71,18 miliar.
Sementara itu, dua tim undangan lainnya harus berada di papan bawah dalam daftar ini.
DPMM FC memiliki market value Rp65,35 miliar dan menempati posisi keenam, sedangkan Tampines Rovers hanya mencatatkan nilai pasar Rp49,10 miliar di posisi ketujuh.
Nilai tersebut menunjukkan kesenjangan cukup besar jika dibandingkan dengan Persib dan Persija.
Tampines, misalnya, memiliki nilai skuad kurang dari sepertiga total market value Persib.
Adapun PSMS Medan menjadi kontestan dengan nilai pasar terendah di Piala Presiden 2026.
Satu-satunya klub yang berasal dari Liga 2 yang mengikuti turnamen tersebut memiliki total market value sebesar Rp44,93 miliar.
Meski demikian, angka tersebut masih berpotensi mengalami perubahan seiring aktivitas transfer pemain menjelang musim 2026/2027.
Sumber: Transfermarkt.co.id (per Kamis, 23/7/2026)
Grup A
Sabtu, 25 Juli 2026
Selasa, 28 Juli 2026
Jumat, 31 Juli 2026
Grup B
Minggu, 26 Juli 2026
Rabu, 29 Juli 2026
Sabtu, 1 Agustus 2026
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)