Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Kecelakaan truk pengangkut air mineral yang terguling di depan SMP Negeri 1 Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Kamis (23/7/2026), disebut bukan kali pertama terjadi di lokasi tersebut.
Seorang pedagang nasi goreng di sekitar lokasi, Abdurrahman Udin (47), mengaku tikungan di kawasan itu sudah lama dikenal rawan kecelakaan, terutama kendaraan bertonase besar.
"Sering di sini kejadian (truk terguling)," kata Udin kepada TribunJabar.id di lokasi kejadian, Kamis petang.
Baca juga: Breaking News - Truk Pengangkut Air Mineral Terguling di Jatinangor Sumedang, Jalan Macet 1 Km
Menurut Udin, beberapa tahun lalu juga terjadi kecelakaan serupa. Saat itu, sebuah truk terguling dan menimpa tiga sepeda motor yang sedang parkir.
"Beberapa tahun yang lalu ada truk terguling, nimpa motor tiga. Untung tidak ada korban jiwa," ujarnya.
Ia berharap instansi terkait segera melakukan evaluasi terhadap kondisi jalan di kawasan tersebut agar kecelakaan serupa tidak terus berulang.
Baca juga: Bangkai Truk Terguling di Jatinangor Belum Dievakuasi, Kemacetan Mengular hingga Dekat Unpad
Sore ini, Kamis (23/7/2026) sebuah truk bermuatan sekitar 9 ton air mineral terguling di Jalan Raya Bandung-Cirebon, tepatnya di depan SMP Negeri 1 Jatinangor, sekitar pukul 16.00 WIB.
Sopir truk, Fuad, mengaku kendaraan yang dikemudikannya terguling karena kondisi badan jalan yang miring.
"Jalannya miring, setengah ambruk begitu. Kondisi kendaraan bagus, ini faktor jalan yang miring," katanya. (*)
Baca juga: Sopir Ungkap Penyebab Truk Pengangkut Air Mineral Terguling di Jatinangor Sumedang