Pohon Tumbang dan Tiga Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Batang Hari
Mareza Sutan AJ July 23, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA BULIAN – Cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda Kabupaten Batang Hari menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak beberapa rumah warga.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari mencatat sedikitnya tiga titik pohon tumbang.

Selain itu, tiga unit rumah mengalami kerusakan akibat peristiwa tersebut.

Sekretaris BPBD Kabupaten Batang Hari, Sholihin pada Kamis (24/7/2026) mengatakan pohon tumbang terjadi di tiga lokasi berbeda.

Lokasi yang dimaksud yakni di Jalan Lintas Sumatera dekat Asrama Polisi Muara Bulian, di depan Mapolres Batang Hari, serta di kawasan Jalan Baru Teratai.

"Selain pohon tumbang, laporan kerusakan rumah atau bangunan juga ada di tiga titik, yaitu di Kelurahan Teratai, Talang Inuman, dan kawasan Universitas Graha Karya Muara Bulian," katanya.

BPBD Batang Hari telah mengerahkan personel ke sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan pendataan kerusakan.

Data tersebut akan menjadi dasar koordinasi dengan Dinas Sosial dalam proses penyaluran bantuan kepada warga yang terdampak.

Sholihin memastikan tidak ada korban jiwa dalam rangkaian kejadian angin kencang tersebut.

"Alhamdulillah dari seluruh rangkaian kejadian angin kencang ini tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Menurutnya, potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi di seluruh wilayah Kabupaten Batang Hari karena saat ini daerah tersebut tengah memasuki masa peralihan musim atau pancaroba menuju musim kemarau.

Karena itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap pohon-pohon besar yang berada di sekitar rumah.

"Kami mengimbau kepada masyarakat bila mana di sekeliling rumah ada pohon-pohon besar agar dirapikan atau dipangkas, sehingga ketika ada angin kencang tidak membahayakan bangunan atau rumah," jelasnya.

Selain memangkas pohon yang berpotensi membahayakan, warga juga diminta memastikan kondisi dan kekuatan konstruksi rumah agar mampu bertahan saat terjadi angin kencang.

"Usahakan konstruksi rumah memang kuat sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan akibat diterpa angin," pungkasnya.

 

(Tribunjambi.com/Khusnul Khotimah)

 

Baca juga: 389 Hotspot Terdeteksi dan 40 Hektare Lahan Terbakar di Tanjabbar sejak Januari

Baca juga: Jeritan Pagi Buta dan Kesaksian 13 Orang Terkait Kematian Brigadir Eko di Tanjabtim

Baca juga: Eks Kadisdik Jambi Mengekor Paling Belakang Digiring ke Mobil Tahanan

Baca juga: Daftar 82 Pejabat Pemkab Tebo Termasuk Kepala Sekolah Dilantik Bupati Hari Ini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.