Lamine Yamal ungkap pesan Lionel Messi setelah final Piala Dunia 2026 – kata-kata dari sang legenda Argentina sama berharganya dengan ‘medali emas’-nya
Rina Kusumawati July 24, 2026 12:41 AM

Lamine Yamal mengungkapkan momen menyentuh yang ia alami bersama Lionel Messi setelah final Piala Dunia 2026. Pemain muda sensasional itu membantu Spanyol menaklukkan Argentina dalam laga bersejarah, namun justru percakapan setelah pertandingan dengan peraih delapan Ballon d'Or tersebut yang paling membekas di hatinya.

Kata-kata bijak dari Messi

Dalam suasana penuh emosi usai kemenangan dramatis Spanyol atas Argentina di final Piala Dunia di New York, terjadi semacam penyerahan tongkat simbolis antara dua generasi ikon Barcelona. Yamal, yang kini telah menegaskan dirinya sebagai salah satu talenta paling menarik di dunia sepak bola, terlihat berbincang secara pribadi dengan Messi setelah peluit panjang dibunyikan.

Saat ditanya mengenai isi percakapan tersebut, Yamal mengungkapkan betapa dalamnya makna kata-kata sang veteran baginya di malam paling bersejarah dalam karier profesionalnya. “Dia mengatakan kepadaku untuk terus berjalan di jalanku sendiri dan bahwa masa depan adalah milik generasi kami. Kata-kata itu sama berharganya bagiku seperti medali emas yang tergantung di leherku,” ungkap Yamal.

Rasa hormat tertinggi kepada sang GOAT

Meski final berlangsung ketat dan penuh tekanan fisik, kekaguman Yamal terhadap pendahulunya tetap tak tergoyahkan. Ia menegaskan kembali pandangannya tentang posisi Messi di jajaran pemain terbaik sepanjang masa, memastikan bahwa perayaan gelar juara Spanyol tidak mengurangi rasa hormatnya terhadap lawan yang baru saja dikalahkannya.

Bagi Yamal, kesempatan berhadapan dengan Messi di panggung terbesar dunia merupakan puncak dari mimpi seumur hidup. “Dia adalah sosok yang selalu saya kagumi. Di akhir pertandingan, saya menunjukkan rasa hormat saya kepadanya,” tambah bintang muda Barcelona itu.

Persaingan yang dilandasi rasa hormat

Kendati harus puas di posisi kedua, Messi tetap tampil luar biasa sepanjang Piala Dunia 2026, membuktikan bahwa kelasnya tak lekang oleh waktu meski kariernya mendekati akhir. Sang legenda nomor 10 menutup turnamen dengan catatan delapan gol dan empat assist, tampil di seluruh delapan laga Argentina.

Sebelum final digelar, Messi sudah lebih dulu memberikan pujian kepada sang remaja yang kini menjadi tumpuan serangan utama Barcelona. “Dia pemain luar biasa… bintang dunia,” ujar Messi tentang pemain sayap asal Spanyol itu. “Dia baru berusia 19 tahun dan seluruh kariernya masih terbentang di depan.”

Dari bak mandi hingga panggung dunia

Kedekatan antara dua bintang ini ternyata sudah terjalin hampir dua dekade lalu. Sebuah foto yang sempat viral dari pemotretan kalender amal UNICEF tahun 2007 kembali mencuat, memperlihatkan Messi yang berusia 20 tahun membantu memandikan bayi lima bulan bernama Yamal. Pertemuan tak terduga di ruang ganti Barcelona itu kini menjadi bagian dari kisah legendaris sepak bola, karena bayi dalam bak mandi tersebut tumbuh dewasa untuk kemudian berhadapan dengan sang maestro di final Piala Dunia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.