Sempat Melesat, Harga Kakao Kering di Aceh Tenggara Kembali Anjlok
Mawaddatul Husna July 24, 2026 12:54 AM

Laporan Wartawan Tribun Gayo Asnawi Luwi | Aceh Tenggara

TribunGayo.com, KUTACANE - Sempat melonjak hingga Rp 84.000 per kilogram (kg), harga kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Aceh Tenggara, Provinsi Aceh kini kembali turun, Kamis (23/7/2026).

Dalam waktu singkat, harga komoditas ini anjlok sebesar Rp 6.000 per kg dan berada di level Rp 78.000 per kg.

Menyusul Tren Pasar Sumatera Utara

Salah seorang pengepul (tauke) kakao di Desa Lawe Loning Aman, Kecamatan Lawe Sigala-gala, Aceh Tenggara, Sabri membenarkan adanya penurunan harga yang cukup signifikan tersebut.

“Harga kakao kering di Aceh Tenggara saat ini anjlok dari Rp 84.000 per kilogram menjadi Rp 78.000 per kilogram. Turun Rp 6.000 per kilogram,” ujar Sabri kepada TribunGayo.com, Kamis (23/7/2026).

Menurut Sabri, pergerakan harga kakao kering di Aceh Tenggara memang sangat dinamis dan sulit bertahan lama.

Naik-turunnya harga lokal sangat bergantung pada tikungan pasar di Sumatera Utara.

Pasokan Menipis, Harga Justru Turun

Kondisi ini memicu kekecewaan pada tingkat petani.

Pasalnya, penurunan harga justru terjadi saat ketersediaan (stok) biji kakao di tingkat petani sedang menipis akibat menurunnya produksi tanaman.

M Asbi, salah seorang petani kakao di Desa Amaliah, Kecamatan Bukit Tusam, Aceh Tenggara mengeluhkan situasi terbalik ini.

“Hari ini harga kakao kering turun dari Rp 84.000 menjadi Rp 78.000 per kilogram. Penurunannya mencapai Rp 6.000 per kg.

Padahal, buah kakao saat ini mulai berkurang karena masa produksi sedang menurun,” ungkap Asbi.

Keluhan serupa juga disampaikan oleh para petani lainnya, seperti Wasmar, Darmi, dan Kiki.

Mereka sangat berharap harga kakao bisa segera pulih dan mulai naik kembali untuk membantu menopang perekonomian keluarga di tengah situasi ekonomi yang sedang sulit. (*)

Baca juga: 2.432 Siswa di Aceh Tenggara Terima Dana Yatim Tahap Pertama

Baca juga: Ditunjuk jadi Kajati Aceh, Teuku Rahmatsyah Diminta Tuntaskan Kasus Korupsi di Aceh Tenggara

Baca juga: Baru 4 Hari Menjabat, Kapolres Aceh Tenggara Ungkap Kasus Peredaran Sabu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.