TRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Dumai, Leni Ramaini, membuka secara resmi kegiatan karantina dan pembekalan finalis Bujang Dara Dumai Tahun 2026.
Acara pembukaan karantina dan pembekalan finalis Bujang Dara Dumai Tahun 2026 berlangsung khidmat ini digelar di Anggrek Lounge Lantai II, Grand Zuri Hotel Dumai, pada Kamis (23/7/2026).
Acara tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Dumai Yusmanidar, Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Diskopar) Kota Dumai Agus Gunawan, Sekretaris Diskopar Norzam, Kepala Bidang Pariwisata Untung Efendi, Kabid Olahraga Oni Sastrawan, beserta sejumlah pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Diskopar Kota Dumai.
Sebanyak 10 pasang finalis Bujang Dara Dumai tahun 2026 dikarantina untuk mengikuti seluruh rangkaian pembekalan intensif yang dijadwalkan berlangsung selama tiga hari ke depan, di Grand Zuri Hotel Dumai.
Pada kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Kota Dumai, Leni Ramaini mengungkapkan apresiasi atas antusiasme dan komitmen para finalis Bujang dara Dumai 2026.
Ia menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi kecantikan atau ketampanan semata, melainkan wadah pembentukan karakter, wawasan, dan kepedulian sosial bagi pemuda-pemudi terbaik daerah.
"Bujang Dara yang terpilih nanti bukan hanya menjadi ikon pemuda yang berprestasi, tetapi harus mampu menjadi duta pariwisata dan agen perubahan yang andal bagi Kota Dumai," pesannya.
Dirinya berharap, melalui karantina selama tiga hari ini, para finalis dapat menyerap ilmu dengan maksimal, mengasah soft skills, serta memperluas wawasan mengenai potensi budaya dan kearifan lokal Dumai, sehingga mampu mempromosikan Kota Dumai ke tingkat yang lebih luas.
Sementara, Kepala Bidang Pariwisata Diskopar Kota Dumai, Untung Efendi, menerangkan bahwa karantina ini dirancang secara komprehensif dengan menghadirkan narasumber ahli dari berbagai instansi dan organisasi.
Ia menambahkan, narasumber yang dihadirkan yakni, Alfiandri dari Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Datuk Norzam dari Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai, Kukuh Yulianto Widodo dari BNNK Dumai, serta Rizky Ardie selaku Sekretaris Ikatan Bujang Dara Riau.
"Selama tiga hari masa karantina, para finalis akan menerima pembekalan intensif mengenai kepariwisataan, adat dan budaya Melayu, bahaya penyalahgunaan narkoba, pengembangan kepribadian, public speaking, etika, kepemimpinan, serta pembentukan karakter sebagai calon Duta Pariwisata Kota Dumai," pungkasnya.
( Tribunpekanbaru.com / Donny Kusuma Putra )