Bupati Kepulauan Meranti Dilantik Sebagai Ketua DPC PKB Kepulauan Meranti Periode 2026-2031
Nolpitos Hendri July 24, 2026 01:29 AM

TRIBUNPEKANBARU.COM, MERANTI - AKBP (Purn) H. Asmar resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Meranti periode 2026-2031.

Pelantikan berlangsung di Taman Fatahillah, Kota Tua Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) bersama 514 Ketua DPC PKB dari seluruh Indonesia.

Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) oleh Sekretaris Jenderal DPP PKB Hasanuddin Wahid, kemudian dilanjutkan dengan pengambilan sumpah dan janji jabatan.

Dalam kepengurusan DPC PKB Kepulauan Meranti periode 2026-2031, H. Asmar menjabat sebagai ketua. Ia didampingi H. Idris, M.Si sebagai sekretaris dan Masnur, SH, MM sebagai bendahara.

Usai dilantik, Asmar mengucapkan terima kasih kepada DPP PKB atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin DPC PKB Kepulauan Meranti.

Menurutnya, amanah tersebut akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab melalui penguatan konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum DPP PKB, Cak Imin, beserta seluruh jajaran yang telah memberikan kepercayaan kepada saya untuk memimpin DPC PKB Kabupaten Kepulauan Meranti. Amanah ini akan saya jalankan sebaik-baiknya dengan membangun soliditas kader, memperkuat struktur partai, serta memperjuangkan aspirasi masyarakat Kepulauan Meranti,” kata Asmar.

Bupati Kepulauan Meranti itu menambahkan, kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi internal hingga tingkat kecamatan dan desa guna memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik mendatang.

“Kami ingin PKB semakin dekat dengan masyarakat, hadir memberikan solusi atas persoalan yang dihadapi warga, sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bidang Pengelola Organisasi DPP PKB Abdul Halim Iskandar mengatakan, penetapan 514 Ketua DPC PKB dilakukan melalui proses seleksi yang ketat.

Sebanyak 1.816 kandidat mengikuti tahapan penjaringan sebelum akhirnya ditetapkan menjadi ketua DPC.

“1.816 kandidat itu dibawa ke forum Musyawarah Cabang dan ditindaklanjuti dengan uji kelayakan dan kompetensi, baik yang bersifat profesional dengan melibatkan pihak ketiga maupun psikolog dari perguruan tinggi dan lembaga psikologi profesional.

Alhamdulillah dari 1.816 kandidat lahirlah 514 Ketua DPC se-Indonesia,” jelas Abdul Halim.

Ia mengatakan, penentuan ketua dilakukan melalui mekanisme musyawarah mufakat untuk menjaga soliditas organisasi dan menghindari perpecahan akibat sistem pemungutan suara.

DPP PKB juga telah menerbitkan surat keputusan bagi 19.675 pengurus DPC PKB di seluruh Indonesia.

Pada pelantikan di Kota Tua Jakarta, mereka diwakili 2.570 pengurus yang terdiri dari ketua, sekretaris, dan bendahara.

Abdul Halim menegaskan, seluruh kepengurusan DPC akan dievaluasi secara berkala berdasarkan capaian kinerja organisasi.

Mulai Kamis (23/7/2026), seluruh ketua, sekretaris, dan bendahara DPC diwajibkan menandatangani kontrak komitmen serta kontrak kinerja.

“Jika dalam satu tahun kepemimpinannya dianggap layak untuk dilanjutkan, maka akan dilanjutkan kepemimpinannya. Jika tidak layak, akan dilakukan evaluasi,” tuturnya.

( Tribunpekanbaru.com / Teddy Tarigan )

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.