MANGGAR, BABEL NEWS - Sejumlah murid PAUD dan TK ambil bagian dalam kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tingkat Kabupaten Belitung Timur 2026 di Auditorium Zahari Mz, Desa Padang, Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Rabu (22/7).
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni hingga Kamis (23/7/2026).
Pada hari pertama, kegiatan difokuskan untuk mengasah kreativitas dan motorik anak-anak usia dini melalui perlombaan.
Sedari pagi, pelataran depan dekat pintu masuk auditorium disulap menjadi ruang kreasi terbuka bagi anak-anak yang mengikuti lomba kolase.
Sambil duduk rapi beralaskan karpet, jemari mereka secara telaten menempelkan bahan kolase membentuk pola-pola penuh warna.
Suasana tak kalah meriah tersaji di area dalam auditorium, tepatnya di atas panggung utama yang menjadi arena perlombaan senam anak.
Para peserta tampil menggemaskan. Dengan mengenakan kostum olahraga sekolah masing-masing, mereka memperagakan gerakan senam.
Ketua panitia, Achliyah, mengatakan, perlombaan tersebut diikuti oleh perwakilan anak-anak PAUD dan TK dari seluruh kecamatan di Belitung Timur.
"Untuk lomba senam diikuti oleh sembilan regu yang mewakili tiap kecamatan. Adapun untuk lomba kolase, total ada 102 anak yang bertanding, di mana masing-masing sekolah mengutus dua murid," ujar Achliyah saat ditemui Pos Belitung, Rabu (22/7/2026).
Achliyah menyebut, peringatan Hari Anak Nasional di Belitung Timur tahun ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari untuk mengakomodasi berbagai agenda.
Hari pertama, Rabu (22/7/2026), difokuskan pada pengasahan bakat melalui lomba.
Sementara itu pada hari kedua, Kamis (23/7/2026), akan diisi dengan parade drumben TK, sesi mendongeng (story telling), pembagian bingkisan, hingga penyaluran bantuan sosial bagi anak-anak kurang mampu di Belitung Timur.
"Pesan untuk anak-anak Indonesia, khususnya di Beltim, tetap semangat. Lewat kegiatan ini kita ingin anak-anak lebih percaya diri, mengenali bakat mereka, saling berkolaborasi, dan yang paling utama ciptakan lingkungan yang ramah serta anti-bullying," tutur Achliyah. (z1)