BERITA TIMNAS TERKINI Laga Timor Leste vs Indonesia Terpaksa Digelar di Thailand, Berikut Alasannya
Salomo Tarigan July 24, 2026 12:27 PM

TRIBUN-MEDAN.com - Timnas Indonesia akan bertanding di turnamen Piala AFF 2026.

Piala AFFdijadwalkan mulai bergulir pada 27 Juli 2026.

Timnas Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Kamboja, Singapura, dan Timor Leste.

Kabar terkini, Timnas Indonesia dipastikan akan melawat ke Thailand dalam laga tandang melawan Timor Leste.

Kepastian itu didapat setelah Federasi Sepak Bola Timor Leste (FFTL) mengkonfirmasi Stadion Chonburi sebagai markas tim nasionalnya.

Timnas Timor Leste tidak bisa menggelar pertandingan kandang mereka di negara sendiri dalam beberapa tahun terakhir.

Alasannya adalah Timor Leste tidak memiliki stadion yang memenuhi standar untuk menggelar laga di level internasional.

 Oleh karena itu, Timor Leste harus memilih tempat netral untuk memainkan pertandingan mereka sebagai tim tuan rumah.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Timor Leste harus meminjam stadion negara lain dalam turnamen internasional.

Dalam laga play-off ASEAN Championship 2026 melawan Brunei, mereka juga harus bermain di Stadion Kuala Lumpur di Malaysia.

Pada ASEAN Championship 2024, Timor Leste juga menggunakan Stadion Hang Day di Vietnam sebagai kandang mereka.

Baca juga: Jawaban Dirut Agrinas soal Kipas Angin 1,8 Triliun untuk Koperasi Merah Putih, Menteri tak Tau

Dalam Kualifikasi Piala Asia 2027, Timor Leste bahkan memainkan pertandingan kandangnya di Darwin, Australia.

Sementara itu, ini menjadi kali kedua Timor Leste menggunakan Stadion Chonburi sebagai kandang mereka.

Sebelumnya, Timor Leste juga pernah menggunakan stadion berkapasitas 8.680 penonton itu sebagai markas pada 2024.

Tepatnya dalam pertandingan play-off ASEAN Championship 2024 melawan Brunei Darussalam yang berakhir imbang 0-0.

Kebutuhan untuk membangun stadion yang memenuhi standar internasional merupakan salah satu isu utama sepak bola Timor Leste.

Hal ini juga telah dibahas oleh Presiden FFTL, Nilton Gusmao, dengan Presiden FIFA Gianni Infantino pada Konferensi FIFA tahun 2025.

 

Baca juga: Viral Mulai 1 Agustus Polisi Razia di SPBU Incar Pengendara Menunggak Pajak, Penjelasan Polri

Baca juga: JADWAL Terbaru Timnas Indonesia di Piala AFF 2026, Diyakini Pecah Telur Juara Tahun Ini

Menurut laman resmi FIFA, kedua pihak berkolaborasi dalam sebuah proyek untuk membangun stadion baru di ibu kota Dili.

Stadion baru tersebut akan dibangun dengan total biaya sekitar 1,85 juta dolar AS, yang didukung oleh dana FIFA Forward.

Proyek ini mencakup pembangunan lapangan rumput sintetis berukuran standar, dua lapangan rumput sintetis mini, dan sistem pencahayaan dengan intensitas yang bervariasi.

Setelah selesai, proyek ini akan diimplementasikan secara luas dalam komunitas sepak bola Timor Leste.

 

Termasuk liga domestik, tim nasional, program sepak bola akar rumput, dan kegiatan terkait sepak bola lainnya.

Timnas Timor Leste akan memainkan dua pertandingan kandang di babak penyisihan grup ASEAN Championship 2026.

Masing-masing menghadapi Timnas Vietnam dan Timnas Indonesia pada laga pertama dan ketiga mereka di Grup A.

Setelah menjamu Vietnam pada Jumat (24/7/2026), Timor Leste akan menerima lawatan Indonesia tujuh hari kemudian.

Sementara itu, Indonesia akan melakoni laga kandang melawan Kamboja pada 27 Juli dan Vietnam pada 3 Agustus di Stadion Pakansari.

Di laga terakhir di fase grup, Skuad Garuda bakal bertandang ke markas Singapura di Stadion Jalan Besar pada 7 Agustus.

Pelatih PSMS Optimis Skuad Garuda Juara

 Pelatih kepala PSMS Medan, Eko Purdjianto, menaruh harapan besar kepada Timnas Indonesia menjelang bergulirnya Piala AFF 2026.

Mantan asisten pelatih Timnas Indonesia itu optimistis Skuad Garuda memiliki peluang besar untuk mengakhiri penantian panjang dengan meraih gelar juara di turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.

PELATIH PSMS - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto. Eko
PELATIH PSMS - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto. Eko (Instagram/Official PSMS Medan)

 

Indonesia akan mengawali perjuangannya menghadapi Kamboja pada laga perdana fase grup yang berlangsung di Stadion Pakansari. 

Melihat perkembangan Timnas Indonesia selama menjalani persiapan, Eko Purdjianto mengaku optimistis.

Menurut Eko, penampilan Timnas Indonesia dalam beberapa pertandingan uji coba menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan, baik dari sisi permainan, organisasi tim, maupun kepercayaan diri para pemain. 

Ia menilai proses yang dijalani tim pelatih sejauh ini berjalan ke arah yang positif.

"Pada uji coba FIFA Matchday kemarin permainannya bagus. Makanya kita lihat progresnya juga bagus dalam beberapa kali uji coba di bawah arahan Coach John Herdman. Jadi kita support saja, semoga di Piala AFF nanti bisa berhasil," kata Eko kepada Tribun Medan, Kamis (23/7/2026).

Selain perkembangan permainan, Eko juga menilai status Indonesia sebagai tuan rumah menjadi keuntungan besar yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Dukungan penuh dari suporter dinilai mampu menjadi suntikan motivasi bagi para pemain untuk tampil lebih percaya diri sepanjang turnamen.

Ia berharap kombinasi antara kualitas pemain yang dimiliki saat ini, peningkatan performa tim, serta keuntungan bermain di hadapan publik sendiri dapat membawa Indonesia mengakhiri penantian panjang meraih gelar juara Piala AFF.

"Apalagi kita bermain di kandang. Saya berharap kita bisa juara di Piala AFF. Dengan materi pemain yang sekarang dan cara bermain yang ditunjukkan pada FIFA Matchday kemarin, saya yakin Indonesia punya peluang besar untuk menjadi juara," ujarnya.

Meski demikian, Eko mengingatkan bahwa jalan Indonesia menuju tangga juara tidak akan mudah.

Persaingan di kawasan Asia Tenggara dinilainya semakin ketat, terlebih dengan kehadiran Australia yang menambah kualitas kompetisi.

Menurutnya, Thailand dan Vietnam tetap menjadi dua tim yang selama ini konsisten menjadi rival kuat Indonesia.

Ditambah Australia yang memiliki kualitas pemain dan pengalaman bertanding di level tinggi, persaingan memperebutkan gelar dipastikan berlangsung sengit.

"Kalau melihat kekuatan, tentu masih ada Thailand dan Vietnam yang sejak dulu selalu menjadi lawan berat. Sekarang juga ada Australia yang ikut, jadi tentu kita akan kesulitan menghadapi tim-tim seperti Australia, Thailand, dan Vietnam," ucapnya.

Meski menyadari beratnya persaingan, pelatih yang kini tengah mempersiapkan PSMS Medan menghadapi turnamen Piala Presiden Elite 2026 tersebut tetap optimistis Timnas Indonesia mampu memanfaatkan momentum untuk mengangkat trofi AFF.

Ia pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia memberikan dukungan penuh kepada skuad Garuda selama turnamen berlangsung.

"Amin, semoga kita bisa juara tahun ini. Saya selalu mendukung Timnas Indonesia," pungkasnya. 

Berikut jadwal Timnas Indonesia di fase grup Piala AFF 2026:

Senin, 27 Juli 2026 | 19.30 WIB | Stadion Pakansari
Indonesia vs Kamboja

Jumat, 31 Juli 2026 | 19.30 WIB | Stadion Chonburi
Timor Leste vs Indonesia

Senin, 3 Agustus 2026 | 19.30 WIB | Stadion Pakansari
Indonesia vs Vietnam

Jumat, 7 Agustus 2026 | 19.30 WIB | Stadion Jalan Besar
Singapura vs Indonesia

(Cr29/tribun-medan.com/superball.bolsport.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.