TRIBUNGORONTALO.COM – Wakil Bupati (Wabup) Gorontalo, Tonny Junus, secara resmi membuka Kegiatan Pembelajaran Pendidikan Keaksaraan dan Pemberdayaan Remaja dan Perempuan Tahun 2026 pada Jumat (24/7/2026).
Acara yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Gorontalo ini berlangsung di Ballroom Kantor Dinas Dikbud Kabupaten Gorontalo.
Dalam sambutannya, Tonny Junus menegaskan pentingnya penguasaan kemampuan dasar bagi seluruh lapisan masyarakat di daerahnya.
"Pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul," ujar Tonny Junus.
Ia menambahkan bahwa program keaksaraan ini dirancang tidak hanya sekadar pengenalan huruf dan angka di atas kertas semata.
"Substansi program ini adalah membebaskan masyarakat dari keterbatasan informasi," tegas Wabup.
Terkait program pemberdayaan perempuan dan remaja, Wabup menilai sektor ini sangat krusial dalam menopang kesejahteraan keluarga melalui pelatihan keterampilan praktis seperti menjahit, olahan pangan lokal, hingga kerajinan tangan.
"Substansi program ini adalah kemandirian ekonomi berbasis keluarga," kata Tonny.
Baca juga: Bupati Sofyan Puhi Bakal Rutin Diskusi Bareng Forum Anak Daerah Tiap Tanggal 23
Ia menjelaskan bagaimana sinergi antara kemampuan literasi dan penguasaan keterampilan dapat memberikan dampak nyata bagi kehidupan warga.
"Pendidikan keaksaraan memberi Anda kunci untuk membuka dan melihat dunia, sementara program pemberdayaan memberi Anda alat untuk bergerak maju dan menjemput rezeki," jelas Tonny.
Pada kesempatan tersebut, Tonny Junus juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
"Dukungan anggaran dan program yang diberikan merupakan amanah yang harus kita jawab dengan kerja nyata dan hasil yang terukur," ungkapnya.
Mengakhiri arahannya di hadapan para peserta dan tamu undangan, Wakil Bupati Gorontalo memberikan motivasi mendalam kepada seluruh warga dari berbagai usia agar tidak ragu untuk terus menimba ilmu.
"Jangan pernah malu untuk belajar, karena yang berhenti belajar akan tertinggal, tetapi yang terus belajar akan melangkah pasti menuju masa depan," tutur Tonny. (*/pemkab gorontalo)