Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Petugas Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari, Satpol PP Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengevakuasi sarang tawon berukuran besar yang ditemukan di depan Puskesmas Ciulu, Dusun Ciulu, RT 017/005, Desa Ciulu, Kecamatan Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Kamis (23/7/2026) malam.
Evakuasi dilakukan setelah pihak puskesmas melaporkan keberadaan sarang tawon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, terutama petugas dan warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.
Kepala Bidang Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 19.50 WIB dari Kepala Puskesmas Ciulu, Irwan Fauzi.
Baca juga: Titik Lokasi KopDes Pengambilan Bansos 2026, Seluruh Kabupaten Ciamis, Lengkap Cara Ambilnya
Menurut laporan, sarang tawon tersebut pertama kali diketahui saat petugas sedang melakukan pemangkasan pohon trembesi yang berada di depan puskesmas.
Saat proses pemangkasan berlangsung, mereka dikejutkan dengan keberadaan sarang tawon berukuran cukup besar yang menempel di bagian atas pohon.
Menyadari potensi bahaya yang dapat ditimbulkan, Irwan Fauzi selaku Kepala Puskesmas Ciulu kemudian segera menghubungi Pos WMK Banjarsari untuk meminta bantuan evakuasi.
"Setelah menerima laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan agar sarang tawon tidak membahayakan masyarakat," kata Budi Rahmat, Jumat (24/7/2026).
Dari hasil pemeriksaan, sarang tersebut merupakan milik tawon jenis Vespa affinis dengan diameter sekitar 90 sentimeter.
Ukuran sarang yang cukup besar menunjukkan koloni tawon sudah berkembang sehingga berisiko menyerang apabila merasa terganggu.
Proses evakuasi dilakukan oleh tiga personel Pos WMK Banjarsari, yakni Dikri Nur Dena Tama, Nana Juliana, dan Gilang. Sementara satu personel lainnya, Nurholis, tetap bersiaga di pos.
Petugas melakukan penanganan sesuai prosedur hingga sarang tawon berhasil dievakuasi dengan aman.
Selama proses berlangsung tidak terjadi insiden maupun serangan tawon kepada petugas ataupun warga sekitar.
Evakuasi selesai sekitar pukul 20.45 WIB. Setelah memastikan lokasi aman dari potensi bahaya, petugas kembali ke Pos WMK Banjarsari.
Budi Rahmat mengatakan, evakuasi sarang tawon menjadi salah satu layanan penyelamatan yang rutin dilakukan Damkar Ciamis selain penanganan kebakaran.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menurunkan atau merusak sarang tawon secara mandiri karena dapat memicu serangan yang membahayakan keselamatan.
"Jika masyarakat menemukan sarang tawon berukuran besar, terutama di sekitar permukiman, sekolah, fasilitas kesehatan, atau tempat umum lainnya, segera laporkan kepada petugas Damkar agar dapat ditangani secara aman dan sesuai prosedur," ujarnya.(*)