Siswa SMK di Kendari Jadi Korban Lemparan Batu OTK Sepulang Sekolah, Pelipis dan Hidung Luka
Sitti Nurmalasari July 24, 2026 04:50 PM

TRIBUNNEWSSULTRA.COM, KENDARI - Momen perjalanan pulang sekolah berujung petaka bagi AH (15), siswa Kelas X Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Kendari. 

AH menjadi korban penganiayaan setelah dilempari batu oleh orang tak dikenal atau OTK.

Kejadiannya di Jalan Mekar I, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (23/7/2026) sore.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 16.25 Wita tersebut, mengakibatkan AH mengalami luka serius di bagian wajah hingga harus mendapatkan sejumlah jahitan medis.

Kepala SMKN 2 Kendari, Ahmad Mustapa, membenarkan peristiwa kekerasan yang menimpa anak didiknya tersebut.

Baca juga: Detik-detik Penyerangan Kios di Bypass Kendari, Nyaris Baku Parang, Anak Istri Pemilik Histeris

Menurut keterangan yang dihimpun pihak sekolah, insiden bermula saat AH tengah mengendarai sepeda motor seorang diri kembali ke rumahnya usai jam belajar berakhir.

"Iya betul kejadian tersebut. Siswanya berinisial AH, Kelas X. Saat itu, dia mau pulang ke rumahnya. Kejadiannya di Jalan Mekar I," ujar Ahmad saat dikonfirmasi, Jumat (24/7/2026).

Berdasarkan kronologi kejadian, laju kendaraan AH tiba-tiba diadang oleh pengendara motor berboncengan.

Seorang pelaku yang duduk di posisi pembonceng secara sengaja melemparkan batu ke arah wajah korban. 

Akibat hantaman keras tersebut, AH kehilangan kendali atas kendaraannya dan seketika terjatuh di atas aspal.

Baca juga: Segera Lapor Call Center 110 Jika Temukan Aksi Balap Liar, Tawuran hingga Pencurian di Kendari

Serangan mendadak itu meninggalkan luka parah di tubuh korban.

Pelipis AH pecah dan harus dijahit, sementara bagian hidungnya mengalami luka terbuka serta mengeluarkan banyak darah segar.

Di mata pihak sekolah, AH dikenal sebagai pribadi yang tenang dan tidak memiliki catatan bermasalah.

"Siswa ini anaknya baik-baik dan tidak pernah ada catatan buruk," ujar Ahmad.

Dari penuturan AH, para pelaku yang berjumlah lebih dari satu orang tersebut mengenakan atribut seragam sekolah berupa baju pramuka saat melancarkan aksinya.

Baca juga: Remaja Hendak Tawuran di Anduonohu Kendari Ditangkap Polisi, Sita Barang Bukti Badik

Nahasnya, AH bukan satu-satunya sasaran kegusaran kelompok tak dikenal tersebut.

Seorang rekan sekelas korban berinisial MF turut menjadi target pengejaran.

Beruntung, MF berhasil menyelamatkan diri dengan cara berlari meninggalkan lokasi kejadian.

Kendati demikian, kelompok pelaku yang geram sempat melampiaskan amarah dengan merusak sepeda motor MF yang ditinggalkan di tempat kejadian perkara.

SMKN 2 Kendari berada di Jalan Jend Ahmad Yani, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia.

Jaraknya dengan lokasi kejadian penganiayaan tersebut sekira 1,5 kilometer (km), waktu tempuh 5 menit berkendara motor atau mobil (*)

(TribunnewsSultra.com/Sugi Hartono)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.