Warga Soroti Kerusakan Jalan Provinsi Mukun-Mbazang, Akses Ekonomi Elar Selatan Terancam
Nofri Fuka July 24, 2026 05:47 PM

 

Laporan Reporter TRIBUNFLORES.COM, Robert Ropo

TRIBUNFLORES.COM, BORONG – Warga Kecamatan Elar Selatan, Kabupaten Manggarai Timur, kembali menyuarakan harapan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Nusa Tenggara Timur (NTT) segera memperbaiki ruas jalan provinsi Mukun-Mbazang yang mengalami kerusakan cukup parah.

Keluhan tersebut disampaikan Anton, Yusinta, bersama sejumlah warga kepada TRIBUNFLORES.COM, Jumat (24/7/2026).

Mereka berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap kondisi jalan yang menjadi akses penting bagi masyarakat di wilayah Elar Selatan.

Anton menjelaskan, kerusakan jalan terjadi mulai dari wilayah setelah Kampung Mbata, Desa Ranambata, Kecamatan Kota Komba Utara, hingga Mbazang, Kecamatan Elar Selatan. Total panjang ruas yang mengalami kerusakan diperkirakan mencapai 26 kilometer.

 

Baca juga: Tiga Bom Pipa Rakitan Ditemukan di Adonara, Polisi Apresiasi Warga yang Cepat Melapor

 

 

Menurutnya, sejumlah titik jalan memang sudah mendapat penanganan berupa aspal hotmix, seperti kawasan sebelum dan sesudah Jembatan Waerana yang menjadi batas wilayah Kota Komba Utara dan Elar Selatan. Namun, sebagian besar ruas lainnya masih mengalami kerusakan, bahkan kembali rusak setelah musim hujan.

"Sebagian sudah dilakukan pengerasan, tetapi kini rusak kembali. Kondisi diperparah karena tidak adanya drainase sehingga air mengalir di badan jalan dan menyebabkan banyak lubang," ujar Anton.

Sementara itu, Yusinta meminta Gubernur NTT dan anggota DPRD NTT dari daerah pemilihan Manggarai, Manggarai Timur, dan Manggarai Barat untuk memberikan perhatian terhadap kondisi jalan tersebut.

Ia mengapresiasi pemerintah yang telah melakukan pengaspalan di beberapa titik, termasuk pekerjaan hotmix sekitar 700 meter di Mamba, Desa Paanwaru. Namun, ia berharap penanganan dapat dilanjutkan agar seluruh ruas jalan bisa kembali layak digunakan.

"Jalan ini sangat strategis bagi masyarakat Elar Selatan, termasuk menjadi penghubung menuju wilayah Ngada. Kami berharap pemerintah dan wakil rakyat memperhatikan kondisi jalan ini," kata Yusinta.

Warga menilai kerusakan jalan Mukun-Mbazang berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat, terutama dalam mengangkut hasil pertanian dan komoditas untuk dijual ke Borong maupun Ruteng.

Mereka berharap perbaikan jalan segera dilakukan agar akses transportasi masyarakat lebih lancar dan perekonomian warga Elar Selatan dapat berkembang. (Rob)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.