Liputan6.com, Jakarta Jerawat menjadi salah satu masalah kulit yang paling umum dan mengganggu, baik bagi remaja maupun orang dewasa. Karena itu, banyak orang mencari solusi alami yang murah dan minim efek samping untuk mengatasi berbagai penyebab jerawat.
Salah satu bahan alami yang paling sering disebut adalah lidah buaya atau aloe vera. Pertanyaannya, apakah lidah buaya bisa menghilangkan jerawat seperti yang selama ini banyak diklaim orang?
Dilansir dari Medical News Today, sifat antibakteri dan antiperadangan lidah buaya dapat membantu mengurangi lesi jerawat, terutama bila digunakan bersama obat jerawat konvensional. Jadi, apakah lidah buaya bisa menghilangkan jerawat secara nyata akan diulas tuntas mulai dari kandungan hingga cara pakainya. Berikut selengkapnya, dirangkum Liputan6.com pada Jumat (24/7/2026).

Lidah buaya adalah tanaman sukulen bergetah bening yang sudah dimanfaatkan sebagai bahan perawatan kulit sejak ribuan tahun lalu. Tanaman ini dikenal dengan nama ilmiah Aloe vera atau Aloe barbadensis dan mudah tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia, sehingga manfaat lidah buaya pun sudah lama dikenal masyarakat.
Sebagaimana dikutip dari JAMA Dermatology, lidah buaya termasuk tanaman yang paling banyak dipakai dalam produk perawatan kulit dan telah digunakan sejak zaman Yunani, Romawi, Babilonia, hingga Cina kuno untuk mengatasi jerawat, psoriasis, serta mempercepat penyembuhan luka. Julukannya bahkan disebut sebagai "tanaman keabadian" karena khasiatnya yang beragam.
Bagian yang paling berkhasiat dari tanaman ini adalah gel bening di dalam daunnya. Gel lidah buaya mengandung banyak air, vitamin, mineral, dan antioksidan yang berkontribusi menutrisi kulit sekaligus menjaga kesehatan secara keseluruhan, sehingga sering diolah menjadi produk pelembap, sabun, hingga serum wajah.
Baca juga: ciri-ciri lidah buaya, manfaat, dan cara perawatannya.

Jawaban singkatnya, lidah buaya memang berpotensi membantu meredakan jerawat, terutama jerawat ringan hingga sedang. Mengutip Healthline, kualitas antibakteri pada lidah buaya kemungkinan besar itulah yang membuatnya efektif dipakai secara topikal untuk mengatasi jerawat. Namun, apakah lidah buaya bisa menghilangkan jerawat sepenuhnya seorang diri, jawabannya tidak sesederhana itu. Efeknya paling optimal ketika dijadikan pendamping perawatan, bukan satu-satunya obat.
Secara ilmiah, gel lidah buaya bekerja lewat beberapa mekanisme sekaligus. Kandungannya memiliki efek antibakteri yang dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pemicu jerawat, sekaligus membantu eksfoliasi lembut untuk mengangkat sel kulit mati. Selain itu, riset juga menunjukkan lidah buaya membantu mengatur produksi sebum atau minyak berlebih yang kerap menjadi biang keladi jerawat. Mona Foad, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari AOL menyatakan, "Lidah buaya memiliki banyak manfaat untuk kulit, termasuk melembapkan, menenangkan peradangan, mengurangi jerawat, dan mempercepat penyembuhan."
Bukti dari penelitian pun cukup menjanjikan. Mengacu pada riset yang dipublikasikan Frontiers in Medicine, jerawat menyerang hampir 80 persen remaja dan dewasa muda, dan terapi non-obat berbasis gel lidah buaya terbukti menurunkan jumlah papula serta area hiperpigmentasi secara signifikan. Merujuk penelitian yang dimuat ScienceDirect, kombinasi gel lidah buaya dengan minyak esensial tertentu bahkan lebih efektif dibandingkan losion benzoyl peroxide 10 persen maupun klindamisin 1 persen dalam mengatasi acne vulgaris.
Meski begitu, penting bersikap realistis terhadap ekspektasi. Dr. Baker, dokter kulit, dikutip dari Cleveland Clinic menyatakan, orang juga memakai lidah buaya untuk jerawat, karena memiliki sifat anti peradangan (bisa menenangkan jerawat yang merah dan teriritasi). Sayangnya, lidah buaya hanya membantu meredakan jerawat yang sudah ada dan tidak mencegah munculnya jerawat baru, sehingga mengenali jenis jerawat yang Anda alami tetap penting agar penanganannya tepat sasaran.
Baca juga: penyebab jerawat muncul serta cara mencegahnya menurut dokter.

Kehebatan lidah buaya melawan jerawat tidak lepas dari kekayaan senyawa aktif di dalam gelnya. Berbagai zat ini bekerja bersama untuk melawan bakteri, meredakan radang, sekaligus merawat kulit wajah yang berjerawat.
Berdasarkan ulasan PharmEasy, lidah buaya juga dapat bekerja layaknya astringen alami yang mengecilkan pori-pori sekaligus membilas kelebihan sebum, mikroba, dan kotoran penyumbat pori. Berikut kandungan utamanya.
Baca juga: manfaat krim lidah buaya untuk wajah dan cara menggunakannya serta manfaat lidah buaya untuk kesehatan kulit, bibir, dan wajah.

Setelah memahami kandungannya, langkah berikutnya adalah mengetahui cara pemakaian yang benar. Ada beberapa cara menggunakan lidah buaya untuk merawat kulit berjerawat, mulai dari gel murni hingga campuran masker.
Sebagaimana diungkapkan BPOM, produk perawatan kulit yang beredar sebaiknya sudah terdaftar resmi agar keamanannya terjamin sebelum dioleskan ke wajah. Berikut beberapa cara memanfaatkan lidah buaya untuk jerawat.
Bagi pemilik kulit sensitif, lidah buaya relatif bersahabat. Menurut Anna Chacon, dokter kulit bersertifikat di Miami, dikutip dari Women's Health menyatakan bahwa lidah buaya bersifat menenangkan, menghidrasi, dan membantu mengatasi peradangan sempurna untuk kulit yang stres, teriritasi, dan sensitif.
Baca juga: cara alami menghilangkan jerawat yang bisa dicoba di rumah dan cara menghilangkan jerawat dengan cepat dalam 1 hari.

Meski lidah buaya umumnya aman untuk pemakaian topikal, namun mungkin bukan solusi yang cocok untuk semua orang. Reaksi alergi memang jarang terjadi, tetapi tetap mungkin muncul pada sebagian kulit tertentu.
Oleh karena itu, uji tempel atau patch test sangat dianjurkan sebelum pemakaian di wajah. Cobalah oleskan sedikit gel pada kulit lengan lebih dulu; bila terasa gatal atau kemerahan, sebaiknya hentikan pemakaian. Divya Shokeen, dokter kulit bersertifikat, dikutip dari Women's Health menyatakan, "Lidah buaya memiliki sifat antiperadangan yang membantu menenangkan kulit yang terbakar sinar matahari."
Perlu dicatat, penggunaan lidah buaya disarankan hanya secara topikal, bukan dikonsumsi. Getah kuning atau lateks di bawah kulit daunnya dapat mengiritasi, dan pada sebagian kasus pemakaian untuk jerawat justru dilaporkan menimbulkan dermatitis kontak alergi, sehingga penting memastikan hanya bagian gel bening yang dipakai.
Pada akhirnya, lidah buaya adalah langkah awal yang alami dan terjangkau untuk meredakan jerawat ringan hingga sedang. Namun, apabila jerawat tak kunjung membaik, makin meradang, atau meninggalkan bekas membandel, sebaiknya konsultasikan ke dokter kulit dan pelajari juga cara menghilangkan bekas jerawat, tips menghilangkan bekas jerawat yang efektif, serta jenis jerawat dan cara mencegahnya agar perawatan makin tepat. Anda pun bisa menambah referensi cara menghilangkan jerawat secara alami serta manfaat lidah buaya lainnya untuk kesehatan.
Tidak secepat itu. Lidah buaya memang membantu menenangkan kemerahan dan mengecilkan jerawat, tetapi hasil nyata baru terlihat setelah pemakaian rutin selama beberapa hari hingga beberapa minggu, bukan hanya semalam.
Boleh. Gel lidah buaya murni umumnya aman dioleskan tipis setiap hari atau dibiarkan semalaman, selama kulit tidak menunjukkan reaksi iritasi seperti gatal, perih, atau kemerahan setelah pemakaian.
Bisa membantu memudarkan. Kandungan aloin dan antioksidan di dalamnya mendukung pencerahan noda serta regenerasi kulit, meski memudarkan bekas jerawat tetap membutuhkan waktu dan pemakaian yang konsisten.