TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Pemkab Kendal bersama Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP) kini bergerak cepat untuk memulai pembangunan sumur bor di Desa Sidokumpul, Kecamatan Patean.
Di desa itu kerap mengalami krisis air bersih ketika musim kemarau tiba. Bahkan warga telah menantikan keberadaan sumur itu selama bertahun-tahun.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari mengatakan, sumber mata air yang biasa digunakan untuk keperluan sehari-hari cukup jauh dari permukiman warga.
Baca juga: Pelajar Kendal "Ngobrol Bareng" Bupati Tika di Hari Anak Nasional, Soroti Aksi Tawuran Antar Remaja
• Bupati Tika Cek Kesiapan Kejuaraan Paralayang Internasional di Curugsewu Kendal
Ditambah lagi, saat ini debit air yang ada semakin berkurang, sementara jumlah warga terus bertambah.
Dia menambahkan, adanya sumur bor ini diharapkan dapat memudahkan warga memperoleh air bersih ketika musim kemarau.
"Sebenarnya sudah ada, tapi belum merata."
"Semoga setelah dibangun sumur bor yang baru, nanti bisa meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat," kata Bupati yang akrab disapa Mbak Tika, Jumat (24/7/2026).
Mbak Tika menuturkan, pembangunan titik sumur bor baru ini akan berkolaborasi dengan Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih (YPP).
"Tentunya harapannya nanti bisa meringankan beban warga," tuturnya.
Ketua Umum YPP, Imam Sudjarwo menyatakan, pihaknya tergerak untuk ikut membantu bersama Pemkab Kendal membantu warga Desa Sidokumpul yang kesulitan untuk memperoleh air bersih.
Pihaknya juga sudah melihat langsung lokasi permukiman dengan jarak sumber mata air yang cukup jauh.
"Kami bersama Pemkab Kendal akan segera membangun sumur bor bagi warga Desa Sidokumpul, sehingga kebutuhan air bersih dapat tercukupi untuk pemenuhan hidup yang lebih sehat," tandasnya. (*)