BANJARMASINPOST.CO.ID. BANJARBARU- Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko meminta jajaran Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Banjarmasin untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui berbagai inovasi.
Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan ke Kalimantan Selatan tepatnya di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin di Jalan A Yani Kilometer 22 Landasan Ulin Banjarbaru, Jumat (24/7/2026).
Pada momen tersebut, Hendarsam menegaskan bahwa pelayanan keimigrasian harus disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.
Menurutnya, jajaran Imigrasi tidak hanya memiliki tugas dalam pelayanan dokumen keimigrasian, tetapi juga menjalankan fungsi keamanan, penegakan hukum, menjaga kedaulatan negara hingga menjadi fasilitator pembangunan.
"Yang kita inginkan bahwa di tiap daerah mempunyai karakteristik tipologinya masing-masing. Jajaran Imigrasi di tiap daerah, di Kalsel dan Kalteng, terus bisa membaur dengan masyarakat sesuai dengan tagline kita, Imigrasi Memang Untuk Rakyat," ujar Hendarsam.
Baca juga: Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan Gratis untuk Masyarakat
Herdarsam mengatakan, seluruh fungsi yang dijalankan Imigrasi harus berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Karena itu, setiap Kantor Imigrasi didorong untuk menghadirkan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata dan mempermudah masyarakat dalam mendapatkan pelayanan.
Hendarsam menyebut, dirinya telah melihat berbagai inovasi yang dikembangkan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Imigrasi di sejumlah daerah.
Tidak menutup kemungkinan, inovasi yang lahir dari daerah justru dapat menjadi inspirasi bagi jajaran Direktorat Jenderal Imigrasi.
"Setiap daerah kita memang mem-push untuk memberikan inovasi-inovasi. Banyak sekali inovasi yang dilakukan oleh tiap UPT. Kadang-kadang ada hal-hal yang sifatnya out of the box, dan itu sangat membantu kita, menjadi inspirasi bagi kami yang ada di Direktorat," katanya.
Dalam kunjungan tersebut, Hendarsam juga menyoroti kegiatan Pasar Murah yang digelar jajaran Imigrasi bersama Kanwil Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Kalimantan Selatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Imigrasi di tengah masyarakat.
Pasar Murah tersebut menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari beras, gas, ayam, telur hingga produk UMKM dan makanan lokal dengan harga terjangkau.
Hendarsam mengungkapkan, antusiasme masyarakat terlihat dari sejumlah komoditas yang langsung terserap.
Beras yang disediakan Bulog, misalnya, disebutnya langsung habis dibeli masyarakat, sementara kebutuhan gas juga terlihat diminati warga.
"Ini merupakan salah satu program pokok dari Pak Presiden. Produsen langsung kepada masyarakat. Produsen tetap mendapatkan marginnya sesuai dengan marginnya, masyarakat mendapatkan harga murah," jelasnya.
Baca juga: Wamen Imipas Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan Izin WNA, Pelayanan Imigrasi di Kalsel Tak Terpengaruh
Hendarsam menilai, kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa Imigrasi dapat mengambil peran sebagai fasilitator pembangunan, termasuk dalam mendukung perekonomian masyarakat.
"Jadi tugas fungsi dari Imigrasi bukan hanya sebagai pelayanan, penegakan hukum, keamanan, fasilitator pembangunan. Salah satunya ada hal ini, fasilitator pembangunan di bidang ekonomi rakyat," katanya.
Pada kujungan Dirjen Imigrasi itu disambut oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Yoga Aria Prakoso Wardoyo berserta jajaran, serta tamu undangan terkait.
(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)