Pemkab Kediri Perkuat Perang Melawan Narkoba, Wabup Dewi Ajak Masyarakat Selamatkan Generasi Muda
faridmukarrom July 24, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kediri menegaskan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika melalui momentum Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026.

Upaya tersebut dilakukan dengan memperkuat sinergi bersama Badan Narkotika Nasional (BNN), aparat penegak hukum, dunia pendidikan, hingga seluruh elemen masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa saat mengikuti Peringatan HANI 2026 secara daring dari Aula Kantor BNN Kabupaten Kediri, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut juga dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta sejumlah instansi terkait.

Peringatan HANI tahun ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika di Kabupaten Kediri.

Baca juga: Deni Wicaksono : Sekolah Jangan Paksakan Beli Seragam, Bebani Orang Tua

Pemkab Kediri Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Wakil Bupati Kediri yang akrab disapa Mbak Dewi menegaskan perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh pemerintah maupun aparat penegak hukum semata.

Sesuai arahan Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, diperlukan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat agar Kabupaten Kediri benar-benar terbebas dari ancaman narkotika.

"Perang melawan narkoba merupakan tanggung jawab bersama. Pemkab akan terus memperkuat sinergi dengan BNN, TNI, Polri, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga pemerintah desa untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba," ujar Mbak Dewi.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah strategis untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika sekaligus membangun kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba.

Mbak Dewi menilai keluarga memiliki peran paling penting sebagai benteng pertama dalam melindungi anak-anak dari penyalahgunaan narkotika.

Karena itu, pendidikan karakter, pengawasan, serta pendampingan harus dimulai dari lingkungan keluarga sebelum diperkuat oleh sekolah dan masyarakat.

Ia juga mengajak pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, hingga pemerintah desa untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus peredaran narkoba yang semakin kompleks.

"Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terdekat. Dengan kepedulian dan kebersamaan seluruh lapisan masyarakat, kita dapat menyelamatkan generasi penerus bangsa dari bahaya narkotika," tegasnya.

Wabup Kediri Ajak Generasi Muda Berkarya dan Berprestasi

Selain meningkatkan kewaspadaan, Pemerintah Kabupaten Kediri juga mengajak masyarakat mengisi kehidupan dengan berbagai aktivitas positif, kreatif, dan inovatif.

Menurut Mbak Dewi, kegiatan produktif menjadi salah satu cara efektif untuk menjauhkan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba sekaligus mendorong mereka mengembangkan potensi diri.

Ia berharap semangat berkarya terus tumbuh di kalangan pelajar, mahasiswa, komunitas pemuda, hingga masyarakat umum sehingga mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah.

"Melalui kegiatan yang positif dan inovatif, masyarakat dapat mengembangkan potensi diri sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Mari kita bersama-sama menciptakan lingkungan yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Kediri AKBP Andi Febrianto Ali mengatakan peringatan HANI 2026 juga menjadi momentum meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus baru penyalahgunaan narkotika.

Salah satu yang menjadi perhatian adalah penggunaan rokok elektronik (vape) yang berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan narkotika.

Menurut Andi, hasil uji laboratorium BNN menemukan adanya liquid vape yang mengandung senyawa kimia bersifat adiktif hingga zat narkotika.

Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati serta mendukung kebijakan pembatasan penggunaan vape sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Jawa Timur.

"Temuan ini harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan lebih waspada terhadap produk yang berpotensi disalahgunakan sebagai media peredaran narkotika. Mari kita bersama-sama memberantas peredaran narkoba dan narkotika," pungkas Andi. 

(Isya Anshori/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.