Pemimpin Tak Hanya Mengarahkan
Kamardi Fatih July 24, 2026 10:52 PM

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kemampuan public speaking dan personal branding bagi generasi muda saat ini sangat penting. Apalagi saat ini semakin banyak generasi muda yang memiliki prestasi dan potensi, namun kemampuan tersebut akan lebih mudah dikenal jika mampu mengomunikasikannya dengan baik. 

Disampaikan Utrujah, public speaking membantu kita menyampaikan ide secara percaya diri, sedangkan personal branding membantu membangun citra diri yang positif dan profesional. 

“Dengan kedua kemampuan tersebut, peluang di dunia pendidikan, organisasi, karier, maupun bisnis akan semakin terbuka.” jelasnya.

Dan Utrujah memilih jurusan kuliah Communication Studies di LSPR Institue of Communication and Bussines karena melihat perkembangan dunia saat ini yang semakin terdigitalisasi. 

Hampir semua aspek kehidupan, mulai dari pendidikan, bisnis, pemerintahan, hingga aktivitas sosial, sangat bergantung pada komunikasi digital. 

“Oleh karena itu, saya mengambil major Global Digital Public Relations agar dapat mempelajari bagaimana membangun komunikasi yang efektif, mengelola reputasi, serta memanfaatkan media digital untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.” katanya.

Visinya adalah memanfaatkan ilmu komunikasi dan public relations untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan informasi. 

“Saya ingin berkontribusi melalui edukasi, kampanye sosial, dan program pemberdayaan masyarakat agar semakin banyak orang memiliki literasi digital yang baik, mampu membedakan informasi yang benar dan hoaks, serta menggunakan media digital secara bijak,” ungkapnya. 

Ia ingin ilmu dan pengalaman yang dimiliki tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi orang lain. Dan ia berharap dapat menjadi jembatan antara informasi dan masyarakat, menginspirasi generasi muda untuk terus berkembang, serta mendorong terciptanya lingkungan yang lebih peduli, berdaya, dan saling mendukung. 

“Saya percaya bahwa komunikasi yang baik bukan hanya tentang menyampaikan pesan, tetapi juga tentang menciptakan perubahan positif yang dirasakan oleh banyak orang,” katanya.

Selama menjadi Head of Reporter LSPR News Club, kemampuan yang paling berkembang tentu adalah public speaking dan jurnalistik. Ia belajar bagaimana menyampaikan informasi dengan jelas, percaya diri, dan menarik di depan kamera maupun saat melakukan peliputan. 

Selain itu, ia juga aktif di berbagai organisasi, antara lain pageant dan kegiatan sosial. Adapun tantangan terbesar yang pernah ia alami adalah ketika harus menjalankan banyak tanggung jawab dalam waktu yang bersamaan, yakni kuliah, organisasi, kompetisi, dan berbagai kegiatan sosial. 

“Ada kalanya saya merasa kewalahan bahkan harus mengorbankan waktu istirahat. Namun, saya mengatasinya dengan menyusun prioritas, membuat jadwal yang teratur, serta menyelesaikan pekerjaan satu per satu sesuai deadline. Pengalaman tersebut mengajarkan saya untuk lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mampu bekerja di bawah tekanan,” urainya.

Dalam hal membagi waktu, kuncinya adalah manajemen waktu dan menentukan skala prioritas. Ia selalu menyusun jadwal berdasarkan tingkat urgensi dan deadline yang paling dekat. 

“Selain itu, saya terbiasa membuat to-do list agar semua kegiatan tetap terorganisir. Saya juga belajar untuk disiplin, tidak menunda pekerjaan, serta menjaga keseimbangan antara akademik, organisasi, dan waktu untuk diri sendiri. Dengan begitu, semua tanggung jawab dapat dijalankan dengan maksimal,” paparnya.

Dari sederet prestasinya, pengalaman yang paling berkesan baginya adalah menjadi Wakil I Putri Tenun Tanah Bumbu dan Miss Hijab Kalimantan Selatan 2 2025. Ia sangat bangga karena dapat menjadi representasi perempuan muda Tanah Bumbu yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga ikut melestarikan budaya daerah. 

Ia berkesempatan bertugas dalam opening Batulicin Festival (BatFest) 2024, salah satu festival terbesar di Kalimantan Selatan. Selain itu, dipercaya menjadi talent dalam video promosi desa wisata yang berhasil masuk 50 Besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2024. 

“Momen yang paling membanggakan adalah ketika mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, kemudian pastinya saya bangga karena dapat mengeksplore dan mempromosikan beberapa tempat wisata yang ada di Tanah Bumbu,” terangnya.

Sedangkan sebagai Miss Hijab Kalimantan Selatan 2 2025, pengalaman paling berharga adalah berhasil menjadi Finalis Miss Hijab Indonesia 2025. Ia juga meraih Top 3 The Most Voice of Miss Hijab Indonesia, masuk Top 15 Speech hingga babak Preliminary, serta dipercaya menjadi Duta Hijab Indonesia 2025. 

Paling bermakna baginya adalah kesempatan membawa advokasi Cyberhijab, yaitu gerakan literasi digital yang mengajak masyarakat, khususnya perempuan muda, untuk menjadi pengguna media sosial yang cerdas, bijak, dan bertanggung jawab yang telah ia jalankan melalui sosialisasi di tingkat SMP, remaja masjid, bahkan melalui siaran Radio Swara Bersujud 89.8 FM, Tanah Bumbu.

“Saat ini saya dipercaya sebagai ketua pelaksana dalam pemilihan Miss Hijab Kalimantan selatan 2026, kemudian saya bangga karena dapat menghadiri acara grand final miss hijab di provinsi lain yakni Jakarta dan di Banten,” katanya.

Dari berbagai pengalaman kepemimpinan, nilai paling berharga bagi Utrujah adalah integritas. Seorang pemimpin tidak hanya dituntut untuk mampu mengarahkan orang lain, tetapi juga harus menjadi pribadi yang jujur, konsisten, bertanggung jawab, dan dapat dipercaya. 

“Saya percaya bahwa kemampuan bisa terus dipelajari, tetapi integritas adalah fondasi utama yang akan menentukan kualitas seorang pemimpin. Selain itu, saya belajar bahwa kepemimpinan bukan tentang menjadi yang paling hebat, melainkan tentang bagaimana kita bisa memberikan manfaat, menginspirasi, dan membantu orang lain untuk berkembang bersama,” jelasnya. 

Selain aktif berorganisasi, Utrujah memiliki hobi menyanyi, menari, olahraga,Hobi-hobi tersebut sangat membantunya dalam perkembangan diri. Menyanyi, menari, dan kini belajar di dunia modeling melatih rasa percaya diri, kemampuan tampil di depan umum, serta cara membawa diri dengan baik. 

Sementara olahraga dan bermain voli mengajarkan kerja sama tim, disiplin, sportivitas, dan kemampuan menghadapi tantangan. Semua pengalaman itu membuat saya lebih percaya diri, lebih mudah beradaptasi, serta terus mengembangkan kemampuan interpersonal. (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)


Bukan Hanya Apa Yang Diraih
    KEPADA anak muda, pesan Utrujah adalah berani mengembangkan potensi diri dan aktif berkontribusi di lingkungan sekitar. 

Pesan Utrujah, jangan pernah takut untuk mencoba dan terus menggali potensi yang kita miliki. 

“Setiap orang memiliki kelebihan yang berbeda, jadi jangan sibuk membandingkan diri dengan orang lain. Mulailah dari langkah kecil, berani keluar dari zona nyaman, dan percaya pada kemampuan diri sendiri,” sarannya. 

Selain itu, jangan hanya fokus pada pencapaian pribadi, tetapi juga pikirkan bagaimana kemampuan yang kita miliki bisa memberikan manfaat bagi orang lain. 

“Karena kesuksesan yang sesungguhnya bukan hanya tentang apa yang kita raih, tetapi juga tentang dampak positif yang bisa kita berikan kepada Masyarakat,” katanya.  (Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.