Kandang Puyuh di Kepung Kediri Terbakar Diduga Akibat Korsleting Listrik, Pemilik Rugi Rp 25 Juta
faridmukarrom July 24, 2026 09:50 PM

TRIBUNMATARAMAN.COM, KEDIRI – Sebuah kandang puyuh milik Jaswadi di Dusun Keling, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, terbakar pada Jumat (24/7/2026) pagi.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut mengakibatkan kerugian material sekitar Rp 25 juta.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 05.30 WIB. Setelah menerima laporan dari pemilik kandang, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Kediri Pos Pare langsung bergerak menuju lokasi hanya dua menit kemudian, tepatnya pukul 05.32 WIB.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati api telah membesar dan melalap bagian atap kandang puyuh. Tim Damkar segera melakukan upaya pemadaman agar kobaran api tidak merembet ke bangunan maupun lahan di sekitar lokasi kejadian.

Plt Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik pada instalasi kabel di bagian atas kandang.

Baca juga: Pemkab Kediri Perkuat Perang Melawan Narkoba, Wabup Dewi Ajak Masyarakat Selamatkan Generasi Muda

"Api diduga berasal dari korsleting listrik pada kabel di bagian atas kandang. Percikan api kemudian merambat ke material kayu sehingga api dengan cepat membesar dan menghanguskan atap kandang," ujar Kaleb.

Damkar Kabupaten Kediri Berhasil Cegah Api Merembet
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Kediri menerjunkan satu unit mobil pemadam dari Pos Pare dengan empat personel.

Berkat respons cepat petugas, kobaran api berhasil dikendalikan sehingga tidak meluas ke bangunan lain di sekitar kandang.

"Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan dari pemilik kandang. Api berhasil dipadamkan sesuai prosedur sehingga tidak sampai merembet ke bangunan di sekitar lokasi," jelas Kaleb.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 06.20 WIB.

Kerugian Mencapai Rp 25 Juta, Tidak Ada Korban Jiwa
Akibat kebakaran tersebut, pemilik kandang diperkirakan mengalami kerugian material mencapai Rp 25 juta.

Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Kaleb mengimbau masyarakat agar lebih rutin memeriksa kondisi instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan banyak peralatan listrik atau memiliki material yang mudah terbakar.

"Tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian ini. Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, terutama pada bangunan yang menggunakan banyak peralatan listrik maupun material yang mudah terbakar, sehingga potensi kebakaran dapat dicegah sejak dini," pungkasnya.

(Isya Anshori/Tribunmataraman.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.