Listrik di Pulau Siantan Anambas Padam 8 Jam Sabtu, 25 Juli 2026, PLN Benahi Mesin Pembangkit
Septyan Mulia Rohman July 24, 2026 08:07 PM

 

TRIBUNBATAM.id, ANAMBAS – Gangguan pasokan listrik masih terjadi di Pulau Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) dalam tiga hari terakhir.

Kondisi tersebut membuat aktivitas masyarakat sedikit terganggu, terutama saat jam kerja pada siang hari dan waktu istirahat pada malam hari.

Meski begitu, durasi pemadaman yang terjadi tidak berlangsung terlalu lama.

Untuk mengatasi persoalan itu, PLN ULP Kepulauan Anambas akan melakukan pemadaman listrik secara bergilir selama 8 jam pada Sabtu (25/7/2026).

Langkah tersebut diambil sebagai bagian dari upaya perbaikan dan pemeliharaan mesin pembangkit agar pasokan listrik kembali stabil.

Manager PLN Kepulauan Anambas, Fachri, mengatakan pemadaman bergilir dilakukan agar proses perbaikan mesin dapat berjalan maksimal.

"Besok kami melaksanakan pemadaman bergilir karena ada pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan pada mesin pembangkit. Langkah ini kami lakukan supaya sistem kelistrikan kembali lebih andal dan gangguan yang beberapa hari terakhir terjadi bisa segera diatasi," kata Fachri.

Ia menjelaskan pemadaman dibagi menjadi dua sesi agar dampaknya terhadap masyarakat tidak terlalu besar.

Sesi pertama berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 13.00 WIB.

Wilayah yang terdampak pada sesi pertama meliputi Teluk Red, Antang, Air Padang, Teluk Buluh, Buluh Kuning, Pasir Peti, Dusun, Teluk Mabai, Selambak, Temburun, Rintis, Air Bini, serta RSUD Tarempa Tipe C.

Sementara itu, sesi kedua dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB hingga 17.00 WIB.

Daerah yang terdampak pada sesi kedua meliputi:

  • Trafo Tanjung Lambai 1 dan 2
  • Trafo Baru Berapit
  • Trafo Tanjung Tengah
  • Trafo Tower Tanjung
  • Trafo SD MIN
  • Trafo Cold Storage
  • Trafo Ahmad Yani
  • Trafo Raden Saleh
  • Trafo Raden Saleh SD
  • Trafo Hang Tuah
  • Trafo Lapangan Bola
  • Trafo Dewan
  • Trafo Tarempa Beach, serta
  • Trafo Puskesmas 1 dan 2.

Fachri mengatakan pekerjaan yang dilakukan bukan hanya pemeliharaan rutin, tetapi juga penggantian sejumlah komponen mesin yang sudah memasuki masa penggantian.

"Selama ini gangguan terjadi karena temperatur mesin pembangkit sering meningkat sehingga mesin otomatis berhenti beroperasi. Selain melakukan perawatan, kami juga akan mengganti beberapa komponen yang memang sudah waktunya diganti," ujar Fachri.

Menurutnya, penggantian komponen tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja mesin sehingga pasokan listrik di Pulau Siantan menjadi lebih stabil.

PLN juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat pemadaman bergilir tersebut.

"Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Kami mengimbau masyarakat, khususnya ibu-ibu yang akan menyiapkan makanan untuk keluarga, agar memasak lebih awal sebelum jadwal pemadaman dimulai. Kami berharap masyarakat dapat memahami bahwa pekerjaan ini dilakukan demi meningkatkan keandalan pasokan listrik di Pulau Siantan," tutup Fachri. (TribunBatam.id/Ihsan Imaduddin)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.