TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kepulan asap hitam mendadak membumbung tinggi dari kawasan Buaran, tepatnya di belakang RS Djunaid, Pekalongan pada Jumat (24/7/2026) siang.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 11.28 WIB dan sempat membuat warga sekitar panik.
Api dengan cepat melalap hamparan rumput ilalang yang telah mengering akibat cuaca panas dalam beberapa waktu terakhir.
Tiupan angin yang cukup kencang membuat kobaran api terus merambat ke area lahan di sekitarnya.
Berdasarkan informasi di lokasi, kebakaran diduga berawal saat dua orang pencari rumput membakar ilalang kering.
Api yang awalnya tampak kecil diduga berubah tak terkendali karena kondisi vegetasi yang sangat mudah terbakar.
Dalam hitungan menit, kobaran api menyebar ke berbagai titik hingga menghasilkan asap pekat yang terlihat dari kejauhan.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkan insiden itu kepada petugas pemadam kebakaran.
Tim pemadam segera meluncur ke lokasi untuk mencegah api meluas ke area yang lebih berbahaya.
Sesampainya di lokasi, petugas langsung melakukan penyemprotan air ke titik-titik api yang masih berkobar.
Baca juga: Berbulan-bulan Rusak, Jalan Ngaliyan-Coprayan di Pekalongan Bikin Pengendara Waswas, Macet Parah
Proses pemadaman berlangsung cukup intens karena angin terus memicu bara api berpindah ke ilalang lainnya.
Petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah titik guna memastikan tidak ada api yang kembali menyala.
Berkat kerja cepat petugas, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 12.00 WIB.
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Perbaiki Atap Bocor, Pria di Pekalongan Terkena Ledakan, Diduga dari Bahan Petasan, Korban Luka-luka
Meski demikian, kebakaran ini menjadi pengingat bahwa lahan kering sangat rentan terbakar saat musim panas.
Asap yang sempat mengepul tinggi juga membuat sebagian warga memilih menjauh dari area kebakaran demi keselamatan.
Peristiwa ini kembali menyoroti bahaya membakar rumput atau sampah di lahan terbuka ketika cuaca sedang panas dan berangin.
Masyarakat diimbau lebih berhati-hati agar tindakan kecil tidak berubah menjadi kebakaran yang sulit dikendalikan.
Warga diminta menghindari aktivitas pembakaran sembarangan, terutama di area yang dipenuhi rumput kering.
Kewaspadaan seluruh masyarakat diharapkan mampu mencegah kebakaran serupa agar tidak mengancam lahan maupun permukiman di sekitarnya.
(Tribunnewsmaker.com/ Listusista)