Prabowo Singgung Sosok "Londo Ireng", Kini Tampil sebagai Wartawan dan Pengamat
Laksmi Anindita July 24, 2026 11:44 PM

TRIBUNWOW.COM – Presiden Prabowo Subianto menyinggung istilah "londo ireng" dalam pidatonya di acara Puncak Harlah ke-28 PKB di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan istilah tersebut masih relevan dengan kondisi saat ini. Menurutnya, "londo ireng" merujuk pada orang Indonesia yang memilih mengabdi atau berpihak kepada kepentingan asing.

Prabowo juga menyinggung latar belakang sejarah istilah "londo ireng", yang digunakan untuk menyebut kelompok pribumi yang membantu Belanda melawan bangsa sendiri pada masa penjajahan.

Baca juga: Prabowo Beberkan Sosok Londo Ireng Masa Kini, Singgung Wartawan, Pengamat dan LSM

Ia kemudian mengatakan bahwa kelompok yang disebutnya sebagai "londo ireng" masih ada hingga saat ini, meski tampil dengan identitas yang berbeda.

"Londo-londo ireng ini sampai sekarang masih ada. Hanya dia sekarang pakai baju lain, kan? Wartawan, jurnalis apa itu? Pengamat, LSM," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam konteks kritik terhadap pihak-pihak yang menurut pandangannya lebih mengutamakan kepentingan asing dibandingkan kepentingan nasional.

Baca juga: Prabowo Respons Kaus Prabowonomics di Harlah PKB, Terharu & Tegaskan Namanya Tak Pantas Dipakai

Namun, pernyataan tersebut tidak secara otomatis merujuk kepada seluruh wartawan, jurnalis, pengamat, maupun organisasi masyarakat sipil. Istilah tersebut digunakan Prabowo untuk mengkritik pihak tertentu yang dinilainya memiliki keberpihakan terhadap kepentingan asing.

Pernyataan Prabowo itu kemudian menjadi sorotan karena menyebut sejumlah profesi dan kelompok yang memiliki peran dalam ruang publik, termasuk media, pengamat, dan LSM.




© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.