Sebuah Masyarakat Kecil
Abdul Azis Alimuddin July 25, 2026 12:22 AM

Oleh: Muh. Zulkifli Mochtar
Diaspora Indonesia di Tokyo, Ketua ICMI Jepang

TRIBUN-TIMUR.COM - Cukup banyak media menggambarkan bagaimana keunikan sistem pendidikan sekolah Jepang.

Sekolah mereka diyakini menitik beratkan pendidikan pada moral, sikap dan kedisiplinan.

Lalu juga tidak melupakan pencapaian prestasi - terbukti dengan tingginya ranking sekolah Jepang tiap tahun dalam survey PISA - Programme for International Student Assessment.

Tidak sengaja saya menonton film Shougakkou 〜 sore wa Chiisana Shakai. Artinya Sekolah Dasar - Sebuah Masyarakat Kecil.

Sebuah film dokumentari produksi tahun 2023 penggambaran suasana sebuah sekolah dasar di Tokyo.

Dokumentari dilakukan pada masa pandemi lalu.

Keunikan sekolah tergambar jelas.

Sangat menarik dan menginspirasi.

Kebetulan saya juga punya tiga orang anak lulusan sekolah di Jepang.

Jadi teringat masa masa kecil mereka dulu.

Sekolah Jepang memang punya perhatian besar untuk pendidikan moral.

Meski bukan mata pelajaran khusus - nilai nilai etika, kerjasama tim, keteraturan dan kedispilinan selalu diselipkan harmonis dalam mata pelajaran.

Sebelum pulang, siswa menyapu dan membersihkan kelas.

Pola belajar didominasi kerja kelompok dan diskusi tim.

Makan siang ‘khushoku’ disiapkan bersama, setelah selesai juga dibereskan secara bersama.

Sekolsh juga melatih keteraturan sejak dini.

Mengucapkan salam, mengatur sepatu di tempat sepatu dengan rapi detail.

Barang bawaan sangat banyak.

Buku, kostum olahraga dan peralatan belajar harus dipersiapkan lengkap.

Taat aturan dan keteraturan berusaha distimulasi sudah berdasar tanggung jawab dan disiplin kuat.

Siswa juga mrndapatkan Latihan menyeberang jalan, naik bus sendiri, menanam tanaman, latihan antrian, norma penggunaan kereta dan banyak lagi masuk dalam pembelajaran.

Semua aktifitas ini dilakukan tim pendidik mereka dengan baik detail.

Guru-guru sekolah mereka memiliki kualitas yang tinggi, tanggung jawab kuat dan sikap profesional.

Juga sangat sibuk. Bekerja rata rata 52,1 jam seminggu untuk guru SD, tercatat sebagai negara dengan jam kerja guru tertinggi di dunia.

Sangat banyak waktu digunakan untuk membimbing siswa, persiapan pengajaran dan ekstra kurikuler. 

Tidak salah jika sekolah dasar mereka ada masyarakat mini selama 6 tahun. Latihan sebelum mèmasuki masyarakat sesungguhnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.