Apakah Kylian Mbappe bisa bergabung dengan Arsenal? Mikael Silvestre mengakui kepada GOAL bahwa kepindahan penyerang Prancis itu ke Liga Primer pada jendela transfer mendatang tidak bisa dikesampingkan, seraya menyarankan agar sang pemain mencari “platform terbaik” untuk mengejar trofi-trofi besar. Mbappe sempat merasa telah menemukannya ketika menjadi seorang ‘Galactico’ di Real Madrid, tetapi penghargaan terbesar justru terbukti sulit diraih.
Mbappe menunggu gelar Liga Champions & Ballon d'Or
Real Madrid sudah dua musim tanpa mengangkat trofi paling bergengsi itu, sesuatu yang tentu membuat Mbappe frustrasi. Ia telah memberi kontribusi besar untuk kepentingan tim, dengan catatan 86 gol dari 103 penampilan di semua kompetisi.
Penyerang Prancis yang punya kecepatan luar biasa itu juga telah menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dan penyerang paling produktif yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia. Prestasi dengan rekor seperti itu kini sudah menjadi hal yang lumrah baginya.
Namun, pembicaraan soal kesuksesan nyata tidak bisa dihindari. Mbappe memang terus bersinar secara individu, tetapi gelar kolektiflah yang memisahkan pemain terbaik dari yang lain.
Jika Mbappe ingin menjadi kandidat Ballon d’Or, setelah sejak lama diprediksi demikian sejak muncul sebagai remaja berbakat luar biasa, maka ia harus meraih gelar La Liga dan Liga Champions.
Ia harus menyaksikan mantan klubnya, Paris Saint-Germain, menaklukkan Eropa dalam dua musim beruntun. Menghapus rasa penasaran terhadap trofi Eropa tetap menjadi prioritas utama bagi penyerang berusia 27 tahun itu.
Klub Liga Primer mana yang paling cocok untuk Mbappe?
Arsenal juga masih menunggu gelar Liga Champions pertama mereka, setelah mengalami kekecewaan di final pada 2025-26, jadi mungkinkah mereka suatu saat menggabungkan kekuatan dengan Mbappe dan merasakan perayaan yang sama-sama sangat mereka dambakan?
Saat pertanyaan itu diajukan kepada Silvestre, mantan bek Arsenal dan Prancis itu — berbicara atas izin BetVictor Online Casino — mengatakan kepada GOAL: “Saya pikir itu kecil kemungkinan dalam waktu dekat. Siapa yang tahu dalam sepak bola, semuanya tidak bisa diprediksi. Jangan pernah bilang tidak, tetapi saya sulit melihatnya saat ini.”
Ketika didesak lebih jauh soal apakah Arsenal — dibandingkan Manchester City, Liverpool, Chelsea, dan Manchester United — adalah pilihan terbaik di Liga Primer untuk Mbappe dari sisi gaya bermain, Silvestre menambahkan: “Saya rasa gaya bermain sebenarnya tidak terlalu penting ketika Anda punya pemain top seperti ini. Dia akan cocok di tim mana pun.
“Jadi menurut saya, bagi dia, semuanya soal klub mana yang bisa memenangkan trofi yang masih saya cari. Jika saya melihat karier saya, saya berusia 27 tahun, saya sudah memenangkan segalanya kecuali Liga Champions. Saya akan memilih klub yang memberi saya platform dan peluang terbaik untuk melakukan itu.”
Bisakah Mbappe mengikuti jejak Henry di Arsenal?
Pria Prancis lain yang punya hubungan dengan The Gunners, Bacary Sagna, sebelumnya juga pernah mengatakan kepada GOAL ketika ditanya soal kemungkinan Mbappe menuju Stadion Emirates: “Jika dia bergabung dengan Liga Primer, saya pikir Arsenal akan cocok untuknya.
“Semua pemainnya kurang lebih seumuran, dinamis, muda. Pemain Arsenal cepat. Jika Anda melihat lini depan, ada [Bukayo] Saka yang sangat cepat, ada [Eberechi] Eze yang kuat dan cepat. Ada kecepatan dan kesenangan. Arsenal paling cocok untuknya di Inggris.
“Saya tidak yakin itu akan terjadi. Saya rasa itu tidak akan pernah terjadi karena dia mungkin akan pensiun di Eropa bersama Real Madrid. Dia punya jenis kecepatan yang sama seperti Thierry Henry dan kita tahu betapa berpengaruhnya Thierry di Liga Primer dengan kecepatan dan kemampuannya. Saya pikir dia akan tampil bagus di Inggris.”
SUKA CERITA INI?
Jadikan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak laporan kami
Saat kontrak Mbappe sebagai ‘Galactico’ Madrid berakhir
Jika Mbappe suatu saat tersedia, maka Arsenal — mengingat sejarah panjang mereka bersama para bintang besar asal Prancis — pasti akan masuk dalam persaingan untuk mendapatkan tanda tangan paling diburu itu. Namun, kontraknya di Madrid masih berlaku hingga 2029.
Agar transfer lain bisa terjadi — yang berpotensi membawanya ke Liga Primer — keinginan untuk meninggalkan Bernabeu harus terlebih dahulu muncul. Hasil di lapangan akan menentukan berapa lama seorang superstar global bersedia bertahan di Spanyol, dengan sejumlah ruang kosong penting dalam catatan kariernya yang gemerlap masih harus diisi agar ia bisa menikmati masa panjang di lingkungan mana pun.