Siklon Tropi Noul Sebabkan Potensi Gelombang Tinggi di 6 Wilayah Perairan Maluku
Mesya Marasabessy July 25, 2026 07:46 AM

AMBON, TRIBUNAMBON.COM - Badan Meterologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Ambon mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi, berlaku 25 sampai dengan 28 Juli 2026.

BMKG memperingatkan adanya gelombang tinggi pada enam wilayah perairan di Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 2.5 sampai 4.0 meter.

Kemudian, potensi gelombang sedang juga akan terjadi pada 15 wilayah di perairan Maluku dengan ketinggian gelombang mencapai 1.25 sampai 2.5 meter.

Informasi itu merujuk pada kondisi sinoptik siklon Tropis Noul diprakirakan terdapat di Laut China Selatan barat laut Filipina dengan pusat tekanan 985 hPa, kecepatan angin maksimum dekat pusat siklon 55 knots, dan sistem bergerak ke arah barat barat laut. 

Pola angin di wilayah Maluku umumnya bergerak dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 10 - 20 knot. 

Kecepatan angin tertinggi mencapai ≥ 25 knot diprakirakan dapat terjadi di wilayah Perairan P. Buru, Perairan Seram Bagian Barat, Perairan Seram Bagian Timur, Perairan Kep. Banda Neira, Perairan Kep. Kai, Perairan Kep. Aru, Perairan Kep. Tanimbar, Perairan Kep. Babar, Perairan Kep. Sermata – Kep. Leti, Perairan Wetar, Laut Banda, dan Laut Arafuru yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah perairan tersebut.

Baca juga: Swiss-Belhotel Ambon Gelar SBAM Ranking 1, Dzikra Nizam As-Sidiq Juaranya

Baca juga: Bayar Listrik Pakai Sampah, Apries Ajak Warga Kota Ambon Jaga Kebersihan Lingkungan

Berikut enam perairan Maluku potensi terjadi gelombang tinggi 2.5 sampai 4.0 meter :

Perairan Selatan Pulau Buru

Perairan Timur Kepulauan Tanimbar

Perairan Kepulauan Babar

Perairan Kepulauan Sermata - Kepulauan Leti

Laut Arafuru Bagian Tengah

Laut Arafuru Bagian Barat

Saran Keselamatan

Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

  • Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.
  • Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.
  • Kapal Ferry apabila kecepatan angin mencapai 21 knot dan tinggi gelombang mencapai 2.5 meter.

Sementara, 15 wilayah di perairan Maluku berpeluang terjadi gelombang dengan ketinggian 1.25 sampai dengan 2.5 meter :

Perairan Utara Pulau Buru

Perairan Seram Bagian Barat

Perairan Pulau Ambon - Pulau-pulau Lease

Perairan Utara Maluku Tengah

Perairan Selatan Maluku Tengah

Perairan Seram Bagian Timur (Utara)

Perairan Seram Bagian Timur (Selatan)

Perairan Seram Bagian Timur (P. Gorong)

Perairan Kepulauan Banda Neira

Perairan Kepulauan Kai

Perairan Utara Kepulauan Aru

Perairan Selatan Kepulauan Aru

Peraian Barat Kepualaun Tanimbar

Perairan Wetar

Laut Banda

Saran Keselamatan

Tinggi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran:

  • Perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter.
  • Kapal Tongkang apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.5 meter.(*)
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.