Planet Football
·24 Juli 2026
Planet Football
·24 Juli 2026
“Yang tidak terlalu penting adalah apa yang orang pikirkan saat Anda datang… Yang jauh lebih penting adalah apa yang orang pikirkan saat Anda pergi.”
Ada sesuatu yang khas dari Jurgen Klopp ketika ia berbicara soal kepergiannya dari pekerjaan baru justru saat ia baru memulainya. Memang, kalimat pembuka yang terkenal saat ia memulai masa kerja sembilan tahun di Liverpool sudah menjadi bagian dari legenda — mereka begitu mengaguminya ketika ia akhirnya pergi — tetapi penampilannya yang terbaru setelah diperkenalkan sebagai pelatih baru Jerman adalah sesuatu yang sama sekali berbeda.
Kembalinya Klopp ke dunia kepelatihan akhirnya resmi, dua tahun setelah ia kehilangan tenaga di Liverpool.
Jerman telah memperkenalkannya sebagai pelatih baru tim nasional setelah kepergian Julian Nagelsmann menyusul Piala Dunia yang mengecewakan.
Akan sangat menarik melihat bagaimana Klopp beradaptasi dengan sepak bola internasional — jika ia tidak lebih dulu diusir oleh tekanan.
Dalam konferensi pers pertamanya sebagai pelatih baru Jerman, Klopp sama sekali tidak menahan diri.
“Kalau kalian berperilaku buruk dan tidak membiarkan keluarga saya tenang, maka saya akan pergi, saya akan langsung berbalik,” katanya.
“Saya tahu ada negara lain di mana pelatih tim nasional diperlakukan bahkan lebih buruk.
“Saya tidak menjalankan pekerjaan ini untuk diri saya sendiri, saya melakukannya untuk kalian. Saya menerima pekerjaan ini meskipun saya sudah melihat bagaimana kalian memperlakukan Julian Nagelsmann dan Thomas Tuchel.
“Saya mencintai pekerjaan ini, tetapi saya selalu siap mengakhiri semuanya jika memang harus.”
Nagelsmann, seperti disebutkan, adalah pendahulu Klopp sebagai pelatih Jerman. Tuchel memang tidak pernah menangani tim nasional mereka, melainkan mengambil alih Inggris, tetapi ia menghadapi tekanan dan sorotan selama masa kepelatihannya di Bayern Munich dari media Jerman.
Sekarang giliran Klopp untuk kembali menjadi sorotan. Ia pernah menjalin hubungan yang positif dengan media di Inggris, tetapi baru waktu yang akan menjawab bagaimana ia diterima kembali di tanah kelahirannya, tempat terakhir ia bekerja pada 2015 bersama Borussia Dortmund.
Barangkali kepribadiannya yang kuat akan membuat sejumlah jurnalis yang lebih keras kembali berpikir ulang. Atau, justru akan terjadi ledakan drama.
Laga pertamanya sebagai pelatih akan berlangsung pada September, melawan Belanda. Selama ini semua memang terasa seperti takdir Klopp, tetapi satu hal sudah jelas: masa kepemimpinannya di Jerman bisa menjadi perjalanan yang tidak mulus.
Red Bull New York IICrown Legacy FC
Watch
Kickers OffenbachBayer Leverkusen
Watch
Inter Miami CF IIToronto FC II
Watch
Chattanooga FCPhiladelphia Union II
Watch
Carolina Core FCChicago Fire FC II
Watch
North TexasLos Angeles Football Club 2
Watch
Ventura County FCSan Jose Earthquakes II
Watch