5 Pasar Pakaian Bekas atau Monza di Medan yang Masih Ramai Dikunjungi
Array A Argus July 25, 2026 09:55 AM

TRIBUN-MEDAN.COM,- Keberadaan pasar pakaian bekas di Medan masih menjadi pilihan masyarakat dalam mencari pakaian.

Kebanyakan dari mereka yang pergi ke pasar pakaian bekas bukan karena tidak mampu, tapi ingin mencari barang-barang branded dengan harga terjangkau.

Untuk diketahui, bahwa barang bekas yang masuk ke Kota Medan ini berasal dari beberapa negara, seperti Malaysia, Singapura dan Thailand.

Baca juga: 5 Tempat Cuci Helm di Medan Lengkap dengan Alamat dan Layanannya

PAKAIAN BEKAS: Yuni penjual pakaian bekas atau monza di pasar TPO Tanjungbalai mulai mengeluh mahal dan sulitnya harga Balpres sejak akhir Covid 19 hingga 2025. (Alif Alqadri Harahap/tribun-medan.com)
PAKAIAN BEKAS: Yuni penjual pakaian bekas atau monza di pasar TPO Tanjungbalai mulai mengeluh mahal dan sulitnya harga Balpres sejak akhir Covid 19 hingga 2025. (Alif Alqadri Harahap/tribun-medan.com) (TRIBUN MEDAN/ALIF ALQADRI HARAHAP)

Kebanyakan barang yang masuk berupa baju, celana, bahkan pakaian dalam.

Bukan cuma itu saja, ada juga tas, sepatu, hingga topi dengan beragam merek terkemuka di dunia.

Namun, untuk mendapatkan barang branded tersebut, setiap orang yang mencari pakaian bekas haruslah bersabar.

Mereka harus membongkar tumpukan bal atau pakaian yang dibentang di terpal, tempat lapak para pedagang pakaian bekas.

Baca juga: 9 Tempat Servis Laptop di Medan Terpercaya, Lengkap dengan Alamat dan Layanannya

Jika beruntung, Anda bisa mendapatkan pakaian dengan merek ternama, tapi dengan harga terjangkau.

Di tengah perkembangan dunia fashion saat ini, pasar pakaian bekas atau monza di Medan memang jadi pilihan utama.

Lalu, dimana saja pasar pakaian bekas di Medan itu?

Daftar pasar pakaian bekas di Medan

Jika Anda ingin mencari pasar pakaian bekas di Medan, Anda bisa mengunjungi beberapa tempat berikut ini.

Baca juga: 6 Tempat Jual Bibit Tanaman di Medan, Lengkap dengan Alamat dan Jenis Tanaman yang Dijual

Bagi warga Medan, mungkin daftar pasar pakaian bekas ini sudah sangat populer.

Informasi ini untuk membantu pembaca setia Tribun-medan.com yang mungkin tengah mencari pasar pakaian bekas. 

Berikut daftar pasar pakaian bekas atau monza di Medan yang masih mudah ditemukan.

1. Pasar Sambu

Suasana pengunjung saat memilih baju di Pasar Sambu, Jalan Sutomo, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Minggu (3/1/2021).
Suasana pengunjung saat memilih baju di Pasar Sambu, Jalan Sutomo, Kelurahan Pusat Pasar, Kecamatan Medan Kota, Minggu (3/1/2021). (Tribun Medan /DOK)

Pasar Sambu merupakan salah satu pusat perdagangan tertua di Kota Medan.

Baca juga: 7 Tempat Sewa Jas, Blazer, Kebaya, Hingga Gaun Pengantin di Medan 2026

Selain terkenal sebagai sentra bahan makanan dan kebutuhan rumah tangga, kawasan ini juga memiliki deretan kios yang menjual pakaian bekas impor atau monza.

Pilihan barang yang dijual cukup beragam, mulai dari kaus, kemeja, celana jeans, jaket, tas hingga sepatu.

Banyak pedagang menawarkan harga yang bisa ditawar, terutama jika membeli dalam jumlah banyak.

Alamat lengkap:

Jalan Sambu, Kelurahan Gang Buntu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: 10 Tempat Work From Cafe atau WFC di Medan yang Nyaman, Ada WiFi Kencang dan Banyak Stop Kontak

2. Pajak Melati (Pamela)

Suasana Pajak Melati di Jalan Bunga Sakura, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Rabu (27/4/2022).
Suasana Pajak Melati di Jalan Bunga Sakura, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Rabu (27/4/2022). (TRIBUN MEDAN/DOK)

Warga Medan bagian selatan dan barat tentu tidak asing dengan Pajak Melati yang juga sering disebut Pamela.

Pasar ini dikenal memiliki beberapa kios pakaian bekas dengan pilihan busana kasual, celana, jaket, hingga pakaian anak.

Lokasinya cukup ramai terutama pada akhir pekan karena menjadi pusat aktivitas masyarakat sekitar.

Alamat lengkap:

Jalan Bunga Sakura, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: Daftar Souvenir Khas Medan dan 10 Tempat Membeli Oleh-oleh di Medan

Sebagian masyarakat juga mengenal kawasan ini berada di sekitar Jalan Flamboyan Raya karena letaknya yang saling berdekatan.

3. Pasar Sukaramai

Suasana di Pasar Simpang Limun Kota Medan.Anisa
Suasana di Pasar Simpang Limun Kota Medan.Anisa (TRIBUN MEDAN/ANISA RAHMADANI)

Pasar Sukaramai menjadi salah satu tujuan berburu pakaian bekas yang cukup ramai, terutama pada sore hingga malam hari.

Selain menjual pakaian baru, terdapat sejumlah pedagang yang menawarkan pakaian bekas impor dengan harga ekonomis.

Pengunjung dapat menemukan berbagai pilihan jaket, celana jeans, kaus, sweater hingga sepatu dengan kondisi yang masih layak pakai.

Alamat lengkap:

Jalan AR Hakim Nomor 70C, Kelurahan Sukaramai I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: 6 Tempat Sewa Alat Camping di Medan, Lengkap dengan Tenda dan Kompor

4. Pasar Simalingkar/Pajak Jahe

Bagi warga Medan Tuntungan dan sekitarnya, Pasar Simalingkar juga menjadi salah satu lokasi untuk mencari pakaian bekas dengan harga terjangkau.

Selain kebutuhan harian, beberapa kios di dalam pasar menawarkan pakaian monza, sepatu, serta aksesori bekas yang masih layak digunakan. Pilihan barang biasanya lebih lengkap pada pagi hingga siang hari.

Alamat lengkap:

Jalan Simalingkar B, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sumatera Utara.

Baca juga: 8 Tempat Makan Populer di Kota Binjai yang Halal dan Non Halal

5. Pasar Petisah

Suasana pengunjung saat memilih baju di Pasar Petisah, Jalan Rotan Proyek, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah beberapa waktu lalu.
Suasana pengunjung saat memilih baju di Pasar Petisah, Jalan Rotan Proyek, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah beberapa waktu lalu. (Tribun-medan.com/DOK)

Pasar Petisah merupakan salah satu pasar terbesar di Kota Medan.

Selain terkenal sebagai pusat fesyen, di beberapa bagian pasar juga terdapat pedagang yang menjual pakaian bekas impor atau monza.

Pembeli dapat menemukan berbagai produk seperti kaus, kemeja, celana, jaket, tas hingga sepatu dengan harga yang bervariasi sesuai kondisi barang.

Alamat lengkap:

Jalan Nibung Tengah, Kelurahan Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan, Sumatera Utara.

Tips Berburu Pakaian Bekas di Pasar Monza Medan

Sebelum membeli pakaian bekas, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, yaitu:

  • Datang lebih pagi agar pilihan barang masih lengkap.
  • Periksa kondisi pakaian, mulai dari jahitan, resleting, hingga noda yang sulit dibersihkan.
  • Cuci pakaian menggunakan deterjen dan air hangat sebelum dipakai.
  • Jangan ragu menawar harga, terutama jika membeli lebih dari satu barang.
  • Pilih ukuran yang sesuai karena sebagian pakaian impor memiliki standar ukuran berbeda.

Kenapa Pasar Monza di Medan Masih Banyak Peminat?

Popularitas pasar monza di Medan tidak lepas dari tren thrifting yang terus berkembang.

Selain lebih hemat, pembeli juga berkesempatan menemukan pakaian bermerek, model vintage, atau produk yang sudah tidak diproduksi lagi.

Tak hanya digunakan untuk kebutuhan pribadi, banyak pelaku usaha fesyen yang berburu stok pakaian bekas berkualitas untuk dijual kembali.

Dengan banyaknya pilihan pasar pakaian bekas di Medan, masyarakat dapat menyesuaikan lokasi belanja sesuai wilayah terdekat maupun jenis barang yang sedang dicari.

Asal Usul Nama Monza

Monza merupakan dua kata yang disingkat menjadi satu.

Monza di Medan awalnya merujuk pada Mongonsidi Plaza di Jalan Mongonsidi.

Dari nama tempat itulah istilah “monza” kemudian dipakai untuk menyebut pakaian bekas yang banyak dijual di sana.

Monza sangat populer sejak era 1980-an hingga 1990-an, saat barang bekas impor dari luar negeri banyak masuk dan dicari orang.

Saat itu, pembeli datang dari berbagai kalangan karena barang branded bisa didapat dengan harga lebih murah.

Kejayaan Mongonsidi Plaza mulai redup setelah tahun 2000-an.

Salah satu penyebab yang disebut adalah gempuran produk baru, terutama barang dari China yang harganya terjangkau, sehingga banyak kios beralih menjual barang lain.

Walau pusat aslinya meredup, istilah monza tetap hidup dan menyebar ke lokasi lain seperti Pajak Sambu, Pajak Melati, dan tempat thrifting lain di Medan.

Jadi, sekarang “monza” lebih dikenal sebagai istilah untuk pakaian bekas, bukan hanya satu pasar tertentu.(ray/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.