Kronologi Kebakaran Sarang Walet 3 Lantai di Malinau, Lengkap Penjelasan Damkar Terbaru
Amiruddin July 25, 2026 11:14 AM

 

TRIBUNKALTARA.COM, MALINAU - Inilah kronologi kebakaran sarang walet tiga lantai di Malinau, Kalimantan Utara, yang dilengkapi penjelasan Damkar terbaru.

Sebuah bangunan sarang walet berlantai tiga, di Desa Malinau Hulu, Kecamatan Malinau Kota, Kabupaten Malinau, Provinsi Kalimantan Utara, hangus terbakar, pada Jumat (24/7/2026) tadi malam.

Insiden yang menimpa bangunan milik warga ini, diduga kuat dipicu oleh sambaran petir, saat kawasan tersebut dilanda hujan lebat, yang bersamaan dengan pemadaman listrik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Malinau, Tjito Widjaja, melalui Kasi Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran, Rury Ahmad Sururie, membenarkan adanya kebakaran tersebut. 

Dia menjelaskan, laporan diterima pada pukul 22.23 WITA, dan petugas tiba di lokasi dalam waktu tiga menit.

"Berdasarkan informasi awal di lapangan, api pertama kali terlihat berasal dari bagian atas bangunan.

Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh sambaran petir yang mengenai bagian atas bangunan walet.

Apalagi saat itu sedang hujan lebat dan listrik padam," ujar Rury, kepada TribunKaltara.com di Malinau, pada Sabtu (25/7/2026).

 

Kondisi pasca pemadaman bangunan sarang walet tiga lantai di Malinau
DISAMBAR PETIR - Kondisi pasca pemadaman bangunan sarang walet tiga lantai di RT 06 Desa Malinau Hulu, Malinau yang hangus terbakar, akibat diduga tersambar petir pada Jumat (24/7/2026) tadi malam. Inilah kronologi kebakaran sarang walet tiga lantai di Malinau, Kalimantan Utara, yang dilengkapi penjelasan Damkar terbaru. (TRIBUNKALTARA.COM /HO DAMKAR MALINAU)

 

Baca juga: Dalam Sepekan Terjadi Dua Peristiwa Kebakaran di Malinau, Hanguskan Bengkel Mebel dan Rumah

 

Posisi bangunan kayu berukuran 4 x 6 meter tersebut, berada tepat di belakang kediaman warga.

Lokasinya di tengah kawasan permukiman padat, di Gang Cendana, RT 06. 

Menyadari risiko perambatan api yang sangat tinggi, sebanyak 40 personel gabungan dari Sektor Induk, Sektor Utara, dan Sektor Barat langsung dikerahkan.

"Lokasi kejadian berada di kawasan permukiman padat, dan aksesnya cukup sempit.

Oleh karena itu, langkah cepat yang kami ambil di lapangan adalah melakukan penyekatan, agar api tidak merambat ke bangunan atau rumah warga di sekitarnya," kata dia.

Meski sempat terkendala oleh akses jalan yang sempit serta cuaca hujan lebat, petugas berhasil mengendalikan kobaran api agar tidak melahap hunian warga.

 

Baca juga: 75 Persen Kebakaran di Malinau 2025 Dipicu Korsleting Listrik, Bahaya Stop Kontak Bertumpuk

 

Upaya pemadaman sekaligus pendinginan secara menyeluruh dinyatakan selesai pada pukul 23.30 WITA.

"Api berhasil dipadamkan dan dipastikan tidak ada lagi titik api.

Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini, kerugian murni materiil yakni satu unit bangunan kayu sarang walet yang rusak," ucapnya.

Selama proses penanganan, pihak kepolisian setempat beserta petugas PLN juga bersiaga di lokasi, guna membantu pengamanan dan memastikan kondisi kelistrikan aman terkendali. 

(*)

Penulis: Mohammad Supri

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.