Misteri Tewasnya Satpam dengan Tangan Terborgol di Waduk Jatiluhur, Korban Sempat Hilang Semalaman
khairunnisa July 25, 2026 11:20 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Nasib miris menimpa seorang petugas keamanan (satpam) Waduk Jatiluhur.

Ia ditemukan tewas mengambang di area Tanggul Kayat, Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (24/7/2026). 

Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan yakni kedua tangan dalam kondisi terborgol. 

Korban diketahui bernama Sumarna (40), petugas keamanan di kawasan obyek vital Waduk Jatiluhur. 

Ia ditemukan dalam kondisi masih mengenakan seragam dinas satpam setelah sebelumnya dilaporkan tidak kunjung kembali usai menjalankan tugas jaga pada malam sebelumnya. 

Jenazah korban pertama kali ditemukan setelah rekan-rekan kerjanya melakukan pencarian. 

Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian. 

Petugas bersama warga dan personel pengamanan Waduk Jatiluhur mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. 

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk pemeriksaan awal sebelum direncanakan menjalani otopsi di RS Sartika Asih Bandung.

Baca juga: Detik-detik Sopir Alphard Arogan Minta Maaf ke Satpam, Victor Harefa Bongkar Alasannya Mau Berdamai

Kasatreskrim Polres Purwakarta AKP I Made Purwantara membenarkan bahwa saat ditemukan, kedua tangan korban dalam kondisi terborgol. 

“Benar, saat ditemukan tangan korban dalam kondisi terborgol. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan, mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban,” kata Made, Jumat (24/7/2026). 

Menurut Made, penyidik belum dapat menyimpulkan penyebab kematian korban. 

Polisi masih mengumpulkan berbagai barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta menunggu hasil otopsi untuk memastikan penyebab meninggalnya Sumarna. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, sebelum ditemukan meninggal dunia, korban diduga sempat menegur sekelompok pemuda yang hendak melakukan aksi vandalisme di kawasan Waduk Jatiluhur. 

Namun, polisi menegaskan informasi tersebut masih didalami dan belum dapat dipastikan memiliki keterkaitan dengan kematian korban. 

Hingga kini, proses penyelidikan masih terus berlangsung. 

Pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban maupun memastikan adanya unsur tindak pidana dalam kasus tersebut.

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.