TRIBUNSUMSEL.COM -- Setiap satuan pendidikan baik jenjang SD, SMP maupun SMA akan melangsungkan kegiatan upacara bendera setiap hari senin.
Dimana salah satu susunan acaranya yakni menyampaikan Amanat Pembina Acara.
Adapun materi yang disampaikan cukup beragam setiap seninnya.
Apabila Anda tengah mencari referensi contoh Amanat Pembina Upacara Senin 27 Juli 2026, bisa menggunakan beberapa referensinya di bawah ini.
____
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarokaatuh.
Segala puji bagi Allah SWT tuhan semesta alam yang atas nikmat dan izin-Nya-lah kita bisa bertemu di kesempatan yang berbahagia ini. Dan tak pernah lupa, mari kita haturkan selawat dan salam atas junjungan kita, sesosok manusia terbaik yang menjadi teladan kita, yakni Nabi Muhammad SAW. Berkat jasa beliaulah kita semua bisa merasakan nikmat iman, islam, dan ihsan.
Untuk anak-anakku semuanya, khususnya siswa-siswi SD 00 yang sangat bapak cintai dan sayangi. Dalam kesempatan kali ini, saya sebagai pembina upacara akan menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang akhlak atau lebih khususnya tentang "sopan santun".
Sikap yang sudah seharusnya dibiasakan semenjak kecil yakni adalah sopan santun. Yang mana sopan santun termasuk akhlak terpuji. Tidak hanya itu, pertama kali bertemu dengan seseorang pasti yang dinilai adalah akhlaknya atau sopan santun ini, bukan lulusannya, pangkat, jabatan atau yang lainnya.
Karena itu, sikap sopan dan santun ini sangat bagus untuk dimiliki oleh setiap orang yang mana banyak manfaat dan kebaikannya ketika kita menunjukkan sikap yang demikian itu. Seperti misal: kita akan disenangi oleh banyak orang, dihargai, dihormati dan masih banyak lagi manfaat yang akan kita dapatkan.
Nah, pertanyaannya siapa yang harus kita perlakukan dengan sopan dan santun? Dalam bersikap sopan dan santun ini, kita tidak boleh pandang bulu yakni kepada siapapun orang yang berhubungan dengan kita seperti orang tua, guru, teman bahkan orang yang tidak kita kenal tetap harus bersikap dengan sopan dan santun.
Untuk anak-anakku yang saya sayangi mari kita terus belajar dan berlatih untuk menerapkan sikap itu dalam kehidupan sehari-hari.
Gimana caranya, Mari kita mulai dari hal yang kecil-kecil ya anak-nak. Kita sepakati untuk menggunakan tutur kata yang lemah-lembut terhadap orang yang lebih tua seperti guru dan lain-lain.
Mulai hari ini coba kalian praktekkan sendiri-sendiri ya, kalau bicara harus menggunakan bahasa yang baik dan halus. Setelah itu, perhatikanlah orang yang sedang kalian ajak bicara. Sangar besar kemungkinan mereka juga akan membalasnya dengan baik juga.
Tidak hanya itu, sopan santun juga sanggup kita praktekkan dalam hal yang lain, dengan berperilaku dan bertindak dengan rendah hati. Seperti misal: ketika kalian berjalan melewati sekumpulan orang, kalian sanggup untuk mengucapkan permisi sambil memperlihatkan senyuman kepada mereka.
Kurang lebih seperti itulah hal-hal kecil sikap sopan santun yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari di masyarakat. Tugas kalian adalah mempraktekkan sikap sopan santun di dalam kehidupan sehari-hari mulai dari sekang, siap?
Jika kita sebagai insan yang mulai niscaya ingin mendapat perlakuan sopan dari orang-orang yang berada di sekitar kita. Maka dari itu, kita harus penuhi dulu hak mereka untuk mendapatkan sikap sopan dan santun dari kita sebagai wujud akhlak kita dalam berhubungan dengan setiap orang. Dengan begitu, insyaallah akan terwujud sikap yang saling menghargai dan menghormati terhadap sesamanya.
Mungkin itulah yang amanat upacara yang bisa saya sampaikan kepada kalian selaku pembina upacara. Mudah-mudahan kita semua paham terhadap amanat pembina upacara tentang akhlak yang telah saya sampaikan dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Sekian dari kami selaku pembina upacara, apabila ada kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan benarnya hanya dari Allah SWT.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarokatuh.
Assalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Yang saya hormati seluruh dewan guru yang hadir.
Yang saya hormati staf dan karyawan.
Yang selalu saya banggakan para siswa dan siswi.
Sebagai manusia yang paling sempurna ciptaannya, tentu kita panjatkan rasa syukur kita kepada Tuhan yang Maha Esa karena atas segala berkat dan rahmat-Nya kita bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat tanpa ada kekurangan apapun.
Selawat juga tak lupa kita sanjungkan kepada sang baginda kita, Nabi Muhammad SAW. Semoga kita mendapatkan syafaatnya. Amin.
Anak-anak ku yang saya sayangi, Kenapa kita harus belajar? tentu jawaban nya adalah supaya kita menjadi orang yang pintar.
Belajar adalah sebuah proses perubahan besar dalam diri kalian untuk merubah akal, merubah perbuatan, dan merubah hati kalian supaya menjadi lebih baik dan dapat berguna bagi orang-orang yang kalian sayangi.
Belajar dapat merubah akal kalian, belajarlah yang membuat kalian menjadi cerdas yang pintar, dari dulunya tidak tahu dan sekarang menjadi tahu.
Tanpa adanya proses belajar mungkin sampai sekarang kalian masih menjadi orang yang tidak mengerti dengan sesuatu. Tentu kalian tidak bisa membaca dan menulis.
Jika kalian ingin menjadi orang yang pintar dan cerdas maka kalian harus rajin belajar. Karena hanya dengan rajin belajar kecerdasan dan kepintaran akan kalian dapatkan.
Janganlah kalian bermalas-malasan dalam belajar sebab malas akan membawa penyesalan di kemudian hari bagi kalian.
Anak-anak ku yang saya banggakan, Belajar dapat merubah tingkah laku dan akhlak mu. Seseorang yang rajin belajar tentu ia akan memiliki tingkah laku yang baik, sopan santun terhadap orang yang lebih tua, dan berkasih sayang kepada teman-teman nya.
Rajin belajar dapat membuat akhlak kalian menjadi baik, jika akhlak kalian baik maka semua orang akan menyayangi kalian.
Artinya jika kalian ingin disayangi ayah dan ibu, disayangi guru, dan disayangi teman-teman, maka kalian harus rajin belajar supaya akhlak kalian baik.
Belajar dapat menghantarkan kalian menuju cita-cita. Semua orang pasti memiliki cita-cita. Termasuk kalian semua disini pasti memiliki cita-cita yang baik.
Cita-cita kalian hanya bisa dicapai dengan cara rajin belajar. Orang yang rajin belajar pasti memiliki banyak ilmu, orang yang banyak memiliki ilmu pasti mudah untuk menggapai cita-citanya.
Contohnya, jika kalian memiliki cita-cita menjadi seorang tentara, tentu nya seorang tentara harus pintar supaya lulus dalam tes.
Jika kalian malas dalam belajar maka kalian tidak memiliki ilmu, dan pasti kalian gagal dalam mengejar cita-cita menjadi seorang tentara karena tidak lulus.
Maka dari itu anak-anak sekalian rajinlah kalian dalam belajar supaya kalian menjadi orang yang pintar dan cerdas, jika kalian cerdas pasti tuhan dan makhluknya sayang, jika semua sayang maka cita-cita pun akan mudah dicapai.
Begitu pentingnya mengapa kita harus rajin belajar sejak usia sekarang, agar kelak saat kalian dewasa nanti bisa paham dan tahu bagaimana memecahkan masalah.
Oleh karena itu, rajin-rajinlah belajar untuk meraih cita-cita kalian. Karena tidak ada salahnya apabila kita rajin dalam menuntut ilmu, bahkan bisa dikatakan bahwa tidak ada pengaruh buruk bagi kita yang memiliki kemauan lebih dalam menuntut ilmu.
Demikianlah yang dapat bapak sampaikan hari ini, lebih dan kurang saya mohon maaf. Tetap semangat dan rajinlah dalam belajar.
Saya akhiri, Wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
A'udzubillah, bismillah. Alhamdulillah laa haula walaa quwwata illa billah. Amma ba'dah.
Yang terhormat bapak kepala sekolah, bapak ibu guru, staf dan karyawan yang saya hormati, serta anak-anak yang saya cintai.
Puji syukur Alhamdulillah kita panjatkan ke hadirat Allah SWT, Tuhan yang senantiasa memberikan kenikmatan kepada kita semua, sehingga pada pagi yang cerah ini kita bisa berkumpul dalam kegiatan upacara bendera ini.
Selawat dan salam mari kita curahkan kepada baginda Nabi Agung Muhammad SAW yang kita harapkan syafaatnya di akhirat kelak. Aamiin.
Anak-anak peserta upacara yang berbahagia, pada kesempatan kali ini, saya akan menyampaikan tentang tiga kunci sukses bagi seorang pelajar, di mana tanpa ketiga kunci sukses ini, mustahil bagi seorang pelajar yang ingin sukses dapat meraih kesuksesannya? Apa itu?
Yang pertama, rajin beribadah. Bagi seorang muslim tentu sholat lima waktu. Jika kita ingin sukses, jangan sekali-kali meninggalkan sholat lima waktu.
Silakan kalian cari orang-orang yang sukses, tidak ada ceritanya orang sukses tanpa rajin beribadah, tanpa rajin mengerjakan salat bagi seorang muslim.
"Pak di sana ada, orang yang tidak rajin beribadah tapi kaya raya, Pak." Jawabannya, jangan terlena dulu. Biasanya, orang yang sukses tanpa dibarengi dengan ibadah, orang yang sukses tanpa mendekatkan diri pada Tuhan, suksesnya hanya sementara.
Atau, suksesnya hanya kaya saja, tetapi keluarganya, anaknya, atau hubungannya dengan orang lain tidak mencerminkan. Tentu ini bukan kesuksesan yang hakiki.
Kemudian yang kedua, berbuat baik pada orang tua. Orang tua adalah keramat hidup kita. Doa orang tua dikabulkan dan murka orang tua di dengarkan Tuhan.
Tanpa orang tua yang meridai anak, mustahil seorang anak akan dapat meraih cita-cita dan kesuksesannya. Sekali lagi, tidak ada ceritanya seorang anak yang sukses tanpa restu dan doa dari orang tua.
Maka, selagi orang tua masih ada, jangan sia-siakan untuk mendapatkan restu dan berbuat baik untuk mereka.
Jika orang tua sudah tidak ada, tetap berbuat baik pada mereka dengan cara mendoakan mereka, dan cara-cara yang lain yang diajarkan agama.
Dan yang terakhir kunci sukses bagi seorang pelajar adalah rajin belajar, belajar dan terus belajar. Ketahuilah, tidak ada kesuksesan tanpa melalui proses belajar.
Maka jangan sia-siakan selagi ada kesempatan bagi kalian untuk belajar. Dan saat ini, selagi kalian masih duduk di bangku sekolah, kesempatan itu masih terbuka lebar bagi kalian.
Sekali lagi jangan sia-siakan kesempatan itu, belajarlah yang rajin, belajarlah dengan sungguh-sungguh demi masa depan kalian.
Anak-anak yang saya sayangi, sekali lagi saya sampaikan, salat, berbakti pada orang tua, dan rajin belajar tidak boleh kalian tinggalkan sama sekali.
Jika saya tanya, saya yakin tidak ada dari kalian yang tidak ingin sukses, semua pasti ingin sukses, maka harus kalian perhatikan baik-baik, laksanakan tiga kunci sukses ini dari sekarang.
Jangan sia-siakan kesempatan yang masih ada ini. Ingat kesuksesan tidak ada yang instan. Kesuksesan harus berproses. Kesuksesan harus diusahakan, dan kesuksesan harus di mulai dari sekarang.
Anak-anak yang saya banggakan, kesuksesan kalian adalah harapan terbesar bagi bapak ibu guru semua, kesuksesan kalian adalah kebanggaan bagi almamater kalian.
Maka, berjanjilah pada diri kalian untuk menjadi seorang yang sukses. Berjanjilah pada diri kalian untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan, dan berjanjilah pada diri kalian untuk dapat mengamalkan tiga kunci sukses yang telah saya sampaikan.
Marilah bersama-sama kita niatkan selepas dari upacara ini, kita akan bersungguh-sungguh mewujudkan apa yang kalian cita-citakan, hingga kelak kalian akan menjadi orang yang sukses di bidangnya masing-masing. Semoga Allah SWT meridai setiap langkah kalian, Aamiin.
Demikian amanat ini saya sampaikan, kurang lebihnya mohon maaf, saya akhiri. Wallahul muwafiq ilaa aqwamithoriq, wassalamu'alaikum warohmatullahi wabarokaatuh.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Kita semua tentu tahu, para pahlawan bangsa terdahulu berjuang dengan darah dan air mata demi kemerdekaan yang kini kita nikmati. Tapi, apakah perjuangan ini sudah selesai?
Jawabannya, tidak. Di era modern ini, perjuangan bangsa Indonesia belum selesai. Kita masih harus berjuang, bukan dengan senjata, melainkan dengan pendidikan dan ilmu pengetahuan.
Meneladani pahlawan berarti meniru semangat pantang menyerah, rela berkorban, serta mencintai tanah air dengan sepenuh hati.
Sebagai pelajar, kalian bisa menunjukkan semangat kepahlawanan melalui belajar yang rajin, berprestasi, menjaga nama baik sekolah, menghormati guru, serta menolong sesama.
Di tengah kemajuan teknologi, tantangan kita justru semakin besar. Kemerdekaan bukan hanya soal bebas dari penjajahan, tapi juga bebas dari kemalasan, kebodohan, dan sikap acuh terhadap bangsa sendiri.
Jangan sampai kita menjadi generasi yang lupa akan jati diri dan lupa akan perjuangan para pendahulu. Sebaliknya, kita hidupkan semangat para pejuang terdahulu lewat belajar dan kerja keras.
Bapak/ibu ingin mengajak kalian semua untuk terus menumbuhkan semangat juang dalam diri masing-masing. Mari kita isi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang membanggakan dan bermanfaat bagi masa depan kita, keluarga, dan bangsa Indonesia.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Di era modern ini, kecerdasan saja tidak cukup. Ilmu pengetahuan dan teknologi terus berkembang, tapi tanpa adab dan akhlak yang baik, kecerdasan bisa kehilangan arah. Marilah kita menjadi pelajar yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tapi juga santun dalam sikap dan perilaku.
Pelajar cerdas adalah mereka yang rajin belajar, berpikir kritis, memiliki rasa ingin tahu, dan selalu berusaha meningkatkan kemampuan diri.
Pelajar beradab adalah mereka yang menghormati guru dan orang tua, bertutur kata sopan, tidak sombong atas prestasi, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebaikan.
Anak-anakku sekalian,
Kecerdasan akan membawa kita pada kesuksesan, tapi percayalah bahwa adab akan membawa kita pada penghormatan dan keberkahan.
Maka dari itu, mari kita jaga sikap di dalam dan di luar kelas. Hormati guru, hargai teman, dan patuhi aturan sekolah. Jadikan sekolah ini sebagai tempat kita membentuk karakter yang kuat, bukan hanya tempat mencari nilai.
Ingatlah, bangsa yang besar bukan hanya dibangun oleh orang-orang pintar, tapi oleh generasi yang cerdas dan beradab.
Demikian amanat yang dapat saya sampaikan. Semoga kita semua menjadi pelajar yang membanggakan, bagi keluarga, sekolah, dan bangsa.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com