SRIPOKU.COM, PALEMBANG – Mantan kiper Sriwijaya FC sekaligus eks Timnas Indonesia U-19, Rangga Pratama, membuka peluang kembali membela klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan pada kompetisi Liga 3 musim 2026/27.
Kiper kelahiran Palembang, 18 April 1996 itu mengaku siap apabila mendapat kesempatan kembali memperkuat Laskar Wong Kito.
"Insya Allah bersedia untuk kampung sendiri. Tergantung, kita lihatlah ke depan," ujar Rangga Pratama usai mengikuti aksi pembagian kaus Misi Penyelamatan Sriwijaya FC di kawasan Simpang 5 DPRD Sumsel, Jumat (24/7/2026).
Rangga juga memberikan apresiasi terhadap gerakan yang diinisiasi Wakil Presiden Sriwijaya FC, Mohammad David, untuk membangkitkan kembali eksistensi klub yang kini terdegradasi ke Liga 3.
Menurutnya, aksi tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masa depan Sriwijaya FC.
"Gerakan aksi bagi kaus Misi Penyelamatan Sriwijaya FC hari ini niat baik Bos David untuk menyelamatkan, membangun lagi SFC," katanya.
Mantan kiper Persewar Waropen itu berharap perjuangan menyelamatkan Sriwijaya FC mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk para investor dan perusahaan yang berada di Sumatera Selatan.
"Semoga berjalan lancar di musim ini nanti. Semoga yang di Jakarta terketuk hatinya. Perusahaan-perusahaan di Sumsel ini terketuk hatinya buat bantu SFC sehingga bisa ikut Liga tahun ini," harapnya.
Rangga bukan sosok asing bagi Sriwijaya FC. Ia pernah memperkuat Elang Andalas saat klub masih berlaga di Liga 1 pada musim 2017/2018 dan 2018/2019.
Sebelumnya, ia juga merupakan bagian dari Sriwijaya FC U21 pada 2013/2014 serta Sriwijaya FC U-19 pada 2012.
Ayah dua anak tersebut mengaku sedih melihat kondisi klub yang telah membesarkan namanya kini harus turun kasta ke Liga 3.
Perjalanan Rangga menjadi pesepak bola profesional berawal dari kegemarannya bermain bola di lapangan semen di kawasan Komplek Sangkuriang, Sako, Palembang.
• Ferry Rotinsulu Ungkap Antusiasme Pemain Bergabung dengan Sriwijaya FC
Awalnya ia bermain sebagai penyerang sebelum akhirnya mencoba posisi penjaga gawang. Atas ajakan seorang teman, Rangga kemudian bergabung dengan SSB Limas pada periode 2008 hingga 2010.
Keseriusannya meniti karier sebagai pesepak bola semakin kuat setelah mengikuti program Tunas Garuda ke Inggris pada 2011 bersama Ichsan Kurniawan.
Sejak saat itu, Rangga memutuskan untuk mengejar cita-cita sebagai pesepak bola profesional hingga akhirnya mampu menembus Timnas Indonesia U-19 dan berkarier di kompetisi nasional.