Rektor Teknokrat di Munas VI ABPPTSI, Dukung Transformasi dan Daya Saing Perguruan Tinggi Swasta
Reny Fitriani July 25, 2026 01:19 PM

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, Bandar Lampung - Rektor Universitas Teknokrat Indonesia Dr. H. M. Nasrullah Yusuf, S.E., M.B.A dukung kemajuan pendidikan tinggi swasta di Indonesia sekaligus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan di tingkat nasional.

Itu diwujudkannya dengan bersama Ketua Yayasan Pendidikan Teknokrat Dewi Sukmasari, S.E., M.S.A., Ak menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) pada 15–16 Juli 2026 di Grand Ballroom Pullman Hotel Central Park, Jakarta.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto S.T., M.Eng., Ph.D hadir langsung bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Fauzan, M.Pd.

Juga para pimpinan perguruan tinggi swasta dan badan penyelenggara dari seluruh Indonesia. 

Pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan bersama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta jajaran pimpinan utama ABPPTSI. 

Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis mengenai penguatan mutu pendidikan tinggi, tata kelola perguruan tinggi, inovasi, serta peningkatan daya saing perguruan tinggi swasta dalam menghadapi tantangan global.

Mengusung tema Penguatan Peran Badan Penyelenggara Menuju PTS Unggul, Berdampak, dan Berkelanjutan, Munas VI ABPPTSI menjadi forum strategis untuk merumuskan langkah bersama dalam meningkatkan kualitas dan keberlanjutan perguruan tinggi swasta di Indonesia.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto menegaskan perguruan tinggi swasta perlu mempercepat transformasi agar mampu menjawab perkembangan teknologi, kebutuhan dunia kerja, serta tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Menurutnya, inovasi, kolaborasi, dan adaptasi menjadi kunci utama dalam membangun perguruan tinggi yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Sementara Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan menekankan keberlangsungan sebuah institusi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh besarnya aset ataupun kecerdasan pemimpinnya.

"Yang lebih penting adalah kemampuan institusi dalam menjaga core values, membangun budaya organisasi yang kuat, serta terus berinovasi untuk menjawab dinamika perubahan zaman," katanya.

Di sela kegiatan, Rektor Universitas Teknokrat Indonesia juga melakukan diskusi dan berbincang hangat dengan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., serta Ketua Umum ABPPTSI Prof. Thomas Suyatno. 

Keikutsertaan Universitas Teknokrat Indonesia dalam Munas VI ABPPTSI menunjukkan komitmen universitas untuk terus berperan aktif dalam mendukung transformasi pendidikan tinggi nasional.

Melalui berbagai kolaborasi dengan pemerintah, asosiasi, dan sesama perguruan tinggi, Universitas Teknokrat Indonesia berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, menghasilkan lulusan yang unggul, serta memperkuat kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.

Sebagai Perguruan Tinggi Swasta Terbaik ASEAN, Universitas Teknokrat Indonesia akan terus mengembangkan inovasi, meningkatkan kualitas tata kelola, memperluas jejaring kerja sama nasional maupun internasional.

Serta mencetak sumber daya manusia yang adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

(TRIBUNLAMPUNG.CO.ID/rls)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.