TRIBUNMATARAMAN.COM, TRENGGALEK - Sebuah unggahan video wisatawan Pantai Mutiara Trenggalek menuai berbagai komentar positif dan negatif. Video yang diposting melalui Platform Tiktok @iman_bukanimam mengeluh saat diminta membongkar tenda camping.
Ia mengeluh gegara pengelola meminta untuk membongkar saat jam 08.15 WIB saat kondisi pantau sudah mulai ramai pengunjung.
"Ini tuh masih jam 08.00 pagi waktu Trenggalek. Ini aku lagi camping di Pantai Mutiara. Terus ini sekarang aku harus sudah bersih-bersih, sudah beres-beresin tenda," ujar @iman_bukanimam dikutip TribunMataraman.com, Sabtu (25/7/2026).
Baca juga: Nikah Gratis, Unik dan Bawa Pulang Rekor MURI, Momen Sekali Seumur Hidup 53 Pasangan di Kota Kediri
"Loh kalau misalnya waktu ngecamping itu batasnya cuma sampai jam 08.00 pagi. Kayak gitu.
Pria yang membawa tenda sendiri tersebut mengatakan tidak mempermasalahkan sebenarnya.
"Lu bayangin kalau misalnya lagi habis bergadang gitu ya, semalam enggak mungkin kan yang namanya kita lagi ngecamping itu enggak bergadang karena kan kita menikmati alam sekitarnya," keluhnya.
"Ini ya enggak apa-apa, ya udahlah maksudnya kayak cukup tahu aja. Ini hari Minggu dan kondisi Pantai Mutiara tuh kayak gini kalau Minggu. Yah, begitulah. Apakah aku akan datang lagi? Tidak. Cukup sekali, terima kasih," tambahnya.
Video yang berdurasi 53 detik ini menuai beragam komentar pro dan kontra dari netizen. Ada yang mengaku mengalami hal serupa.
Pun juga tidak sedikit yang mencibir. Pasalnya lokasi Pantai Mutiara 1 bentangan bibir pantai tidak lebar. Ditambah lagi kondisi libur hari Minggu, pagi-pagi sudah banyak pengunjung yang datang.
"Jam 8 dah wajar, rata-rata di pantai lain jam 7 sudah diingatkan untuk kemas-kemas. Lokasi pantainya kan sempit kalo tidak ada batas memasang tenda pasti bakal penuh tenda. Kasian juga pengunjung yang lain tidak kebagian tempat," tulis @Keendy.
"Mending di pantai kebo munjungan Trenggalek juga. Bagus pantainya view nya ok. Mau camping luas banget tempatnya dan loss," balas @TeguhEdy.
Terpisah saat dikonfirmasi, Plt Kepala Dinas Pariwisata Trenggalek Toni Widianto mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa memastikan. Karena yang mengelola ada sendiri dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Mutiara.
Toni mengarahkan untuk mengkonfirmasi langsung ke pihak pengelola perihal duduk perkara hingga regulasi bagi pengunjung yang ingin menginap di tenda atau camping.
"Ngapunten (mohon maaf) mas, untuk Pantai Mutiara dikelola pokdarwis dan gapoktanhut. Mereka punya tata tertib sendiri, ini pengelolanya," ujar Toni sembari mengirimkan nomor kontak pengelola.
(Madchan Jazuli/TribunMataraman.com)