Peringatan Dini Cuaca 3 Harian Sulawesi Utara: Minut hingga Kepulauan Potensi Angin Kencang
Isvara Savitri July 25, 2026 02:22 PM
TRIBUNMANADO.COM, MANADO - Sejumlah wilayah di Sulawesi Utara masih berpotensi mengalami angin kencang beberapa hari ke depan.
Informasi itu diungkapkan Stasiun Meteorologi Sam Ratulangi Manado melalui rilis peringatan dini cuaca 3 harian.
Rilis tersebut berlaku pada Sabtu (25/7/2026)-Senin (27/7/2026).
Beruntung tak ada wilayah yang berpotensi mengalami hujan seadng-lebat.
Berikut selengkapnya:
Sabtu (25/7/2026)
Angin kencang:
Minahasa Utara
Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro)
Kepulauan Sangihe
Minggu (26/7/2026)
Angin kencang:
Sitaro
Senin (27/7/2026)
INFO CUACA - Ilustrasi. Berikut prakiraan cuaca Sulawesi Utara (Sulut) untuk besok, Minggu (26/7/2026). Sebagian besar kabupaten/kota di Sulut diprakirakan cerah. (Tribun Manado)
Angin kencang:
Sitaro
Apa yang harus dilakukan ketika ada potensi angin kencang?
Jika ada potensi angin kencang, tindakan yang perlu dilakukan bergantung pada apakah Anda masih bersiap atau angin sudah mulai terjadi. Berikut langkah-langkah yang disarankan:
Sebelum angin kencang terjadi
Pantau informasi cuaca dari BMKG atau pemerintah daerah.
Amankan barang-barang di luar rumah, seperti pot tanaman, jemuran, papan reklame kecil, atau perabot yang mudah tertiup angin.
Periksa kondisi atap, genteng, pagar, dan cabang pohon di sekitar rumah. Pangkas dahan yang rapuh jika memungkinkan.
Siapkan perlengkapan darurat, seperti senter, baterai cadangan, power bank, air minum, obat-obatan, dan nomor telepon darurat.
Saat angin kencang berlangsung
Tetap berada di dalam bangunan yang kokoh jika memungkinkan.
Jauhi jendela kaca dan pintu yang menghadap langsung ke arah angin.
Jangan berteduh di bawah pohon, baliho, tiang listrik, atau bangunan yang tampak rapuh.
Hindari bepergian, terutama dengan sepeda motor. Jika sedang berkendara, cari tempat yang aman untuk berhenti.
Waspadai kabel listrik yang putus. Jangan menyentuhnya dan segera laporkan kepada pihak berwenang atau PLN.
Jika berada di luar ruangan
Cari bangunan permanen sebagai tempat berlindung.
Hindari area terbuka, pantai, dan lokasi yang banyak pohon besar.
Jauhi benda-benda yang berpotensi terbang atau roboh akibat tiupan angin. Setelah angin mereda
Periksa kondisi rumah dan lingkungan sekitar dengan hati-hati.
Pastikan tidak ada kebocoran gas atau kabel listrik yang rusak sebelum kembali menggunakan peralatan listrik.
Dokumentasikan kerusakan jika diperlukan untuk pelaporan atau klaim asuransi.
Tetap ikuti informasi resmi karena angin kencang dapat terjadi kembali jika cuaca belum stabil.
Tanda-tanda yang perlu diwaspadai
Beberapa kondisi yang sering mendahului angin kencang antara lain:
Baca juga: Doa Kristen untuk Sahabat yang Tengah Berduka
Baca juga: Lirik Lagu Sarining Kartika - Setyo Puji
Langit berubah gelap dengan cepat.
Muncul awan tebal menjulang (awan cumulonimbus).
Udara terasa lebih dingin secara tiba-tiba.
Terdengar suara gemuruh petir disertai hujan lebat.
Di Indonesia, angin kencang sering terjadi bersamaan dengan hujan lebat dan petir, sehingga risikonya tidak hanya pohon tumbang dan atap rusak, tetapi juga banjir, longsor, serta gangguan listrik. Oleh karena itu, selalu utamakan keselamatan dan ikuti peringatan resmi dari BMKG maupun BPBD setempat.(*)