TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG - Persib Bandung akan menghadapi Arema FC dalam laga pembuka Grup A Piala Presiden 2026 yang berlangsung Sabtu 25 Juli 2026 pukul 19:30 WIB.
Ketua Viking Distrik Indramayu, Muhajirin, meyakini, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Si Jalak Harupat itu, Maung Bandung bakal mengalahkan Arema FC dengan skor 3 - 2.
Stadion Si Jalak Harupat terletak di Simpang Selegong Muara, Kopo, Kec. Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.
"Semoga nanti malam Ramon (Tanque) dan lainnya di lini depan Persib seperti Ramon (Tanque) mencetak tiga gol, karena kami yakin Coach Igor (Tolic) akan mencoba menurunkan seluruh pemain," kata Muhajirin saat dihubungi melalui pesan singkatnya, Sabtu (25/7/2026).
Ia mengatakan, raihan hasil maksimal dalam pertandingan pembuka turnamen pramusim yang dimulai kira-kira pukul 19.30 WIB itu merupakan harapan seluruh bobotoh, khususnya Viking Distrik Indramayu.
Pasalnya, Piala Presiden 2026 menjadi ajang pembuktian bagi skuad Pangeran Biru yang tengah mempersiapkan skema permainan terbaik dalam menyongsong Liga 1 2026/2027.
Baca juga: Prediksi Susunan Pemain Persib vs Arema FC Malam Ini: Tanpa 7 Pemain Timnas, Andalkan Luka Menalo
Terlebih, di musim ini Persib Bandung juga merekrut sederet pemain baru, sehingga kompetisi pramusim tersebut seperti menjadi ujian awal untuk membuktikan ketangguhan tim.
Selain itu, tiga gelar juara Liga 1 selama tiga musim berturut-turut juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain Persib Bandung untuk membuktikan kualitas permainannya.
"Pertandingan nanti malam juga menjadi tolok ukur, khususnya bagi pemain baru Persib untuk memprediksi sudah nyetel atau belum dengan skema permainan dari Coach Igor (Tolic)," kata Muhajirin.
Pihaknya juga berharap, para pemain muda Persib Bandung mendapatkan kesempatan menit bermain selama gelaran Piala Presiden 2026 untuk mengasah skill dan mentalnya.
Muhajirin menyampaikan, menit bermain tersebut menjadi bekal penting bagi pemain muda Maung Bandung untuk menghadapi kompetisi Liga 1 2026/2027, sehingga mampu tampil maksimal.
"Pemain senior juga tetap harus diturunkan, karena memiliki pengalaman yang matang, sehingga bisa membantu pemain muda untuk berkembang lebih baik," ujar Muhajirin.(*)