Jersey Arema FC 2026/2027 yang Sangat Filosofis
Asad Arifin July 25, 2026 07:00 PM

Liputan6.com, Jakarta - Arema FC resmi memperkenalkan jersey terbaru yang akan dikenakan pada ajang Piala Presiden 2026. Peluncuran ini menjadi langkah awal Singo Edan menyambut musim kompetisi 2026/2027 dengan identitas baru yang sarat filosofi.

Jersey anyar Arema FC tidak hanya dirancang sebagai perlengkapan pertandingan, tetapi juga menjadi representasi sejarah, karakter, dan nilai-nilai yang terus dijaga klub. Setiap detail, mulai dari pemilihan warna hingga motif kain, memiliki makna yang berkaitan dengan perjalanan Arema FC.

Peluncuran jersey tersebut sekaligus menjadi momentum bagi Arema FC untuk memperkenalkan wajah baru klub kepada publik, khususnya Aremania. Piala Presiden 2026 dipilih sebagai panggung pertama sebelum Singo Edan bersaing di Super League musim 2026/2027.

Konsep yang diusung pada jersey musim ini menunjukkan upaya Arema FC menggabungkan warisan sejarah dengan semangat pembaruan. Klub berharap identitas baru tersebut mampu memperkuat hubungan emosional dengan suporter sekaligus menambah kebanggaan setiap pemain saat mengenakannya di lapangan.

Warna Jersey Baru Arema FC Sarat Filosofi dan Identitas Klub

Arema FC resmi meluncurkan jersey musim 2026/2027. Warna navy, off white, dan motif Lotus menjadi simbol identitas baru Singo Edan (Dok. Arema FC)
Arema FC resmi meluncurkan jersey musim 2026/2027. Warna navy, off white, dan motif Lotus menjadi simbol identitas baru Singo Edan (Dok. Arema FC)

Chief Business & Commercial Officer Arema FC, Irma Prianti, menegaskan peluncuran jersey terbaru merupakan bagian penting dari langkah klub mengawali musim baru. Menurutnya, jersey memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar seragam pertandingan.

"Jersey bagi Arema FC bukan sekadar perlengkapan pertandingan. Jersey adalah representasi identitas, kebanggaan, sejarah, sekaligus semangat baru yang ingin kami bawa dalam menyambut musim kompetisi. Momentum Piala Presiden menjadi awal yang tepat untuk memperkenalkan wajah baru Arema FC kepada seluruh Aremania," ujar Irma.

Untuk jersey kandang, Arema FC memilih warna biru navy sebagai identitas utama. Pilihan tersebut menjadi penghormatan terhadap jersey musim 2008 yang masih membekas dalam ingatan Aremania, sekaligus menghadirkan karakter yang lebih elegan dan berwibawa.

"Kami tetap mempertahankan biru sebagai identitas utama Arema FC. Kali ini kami menghadirkannya dalam nuansa navy yang lebih kuat dan elegan. Filosofinya adalah bagaimana Arema FC terus tumbuh menjadi klub yang semakin matang tanpa pernah meninggalkan sejarahnya," katanya.

Jersey tandang menggunakan warna putih tulang atau off white sebagai penyegaran dari identitas sebelumnya yang identik dengan putih. Warna tersebut dipilih untuk melambangkan kesederhanaan, ketenangan, serta semangat sportivitas, kerja keras, dan kebersamaan.

Motif Lotus dan Jersey Kiper Lengkapi Identitas Baru Singo Edan

Arema FC - Ilustrasi logo Arema FC 2024. (Bola.com/Adreanus Titus)
Arema FC - Ilustrasi logo Arema FC 2024. (Bola.com/Adreanus Titus)

Arema FC juga memperkenalkan dua pilihan warna untuk jersey penjaga gawang, yakni biru muda dan merah. Pemilihan warna tersebut tidak hanya mempertimbangkan kebutuhan teknis di lapangan, tetapi juga membawa pesan mengenai karakter seorang penjaga gawang.

Biru muda merepresentasikan ketenangan, fokus, dan kepercayaan diri sebagai benteng terakhir pertahanan tim. Sebaliknya, warna merah melambangkan keberanian, determinasi, serta semangat pantang menyerah dalam menghadapi tekanan sepanjang pertandingan.

"Penjaga gawang bukan hanya pemain terakhir di lini pertahanan, tetapi juga sosok pemimpin yang harus mampu tetap tenang di bawah tekanan sekaligus berani mengambil keputusan pada momen-momen penting pertandingan," jelas Irma.

Salah satu pembeda paling mencolok pada jersey musim 2026/2027 adalah penggunaan motif jacquard yang terinspirasi dari bunga Lotus atau Teratai, simbol yang lekat dengan Kota Malang. Filosofi bunga tersebut mencerminkan kemampuan untuk terus tumbuh, bangkit, dan berkembang dalam berbagai situasi, sejalan dengan karakter Arema FC.

"Motif Lotus menjadi bentuk penghormatan terhadap identitas Kota Malang. Kami ingin jersey ini tidak hanya membawa nama Arema FC, tetapi juga memperkenalkan simbol dan kebanggaan daerah kepada masyarakat sepak bola Indonesia," tutur Irma.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.