Warga Biaro Kabupaten Sitaro Keluhkan Kapal Tak Singgah, Stok Sembako Mulai Menipis
Rizali Posumah July 25, 2026 07:22 PM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID, SITARO – Warga Kecamatan Biaro, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), mengeluhkan tidak adanya kapal yang singgah di Pulau Biaro dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat yang sebagian besar dipasok dari Kota Manado melalui jalur transportasi laut.

Salah seorang warga Biaro, Aan, mengungkapkan keresahannya terkait kondisi tersebut.

Menurutnya, hingga saat ini belum ada kapal yang singgah di Biaro sehingga distribusi barang kebutuhan masyarakat menjadi terganggu.

“Sudah beberapa hari kapal tidak singgah di Biaro. Akibatnya stok sembako mulai menipis karena sebagian besar masyarakat berbelanja kebutuhan dari Manado,” kata Aan kepada Tribunmanado, Sabtu (25/7/2026).

Ia berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan tersebut agar aktivitas masyarakat tidak semakin terdampak.

“Kami berharap pemerintah dapat memperhatikan kondisi ini. Transportasi laut sangat penting bagi masyarakat Biaro, baik untuk kebutuhan pokok maupun mobilitas warga,” ujarnya.

Warga khawatir apabila kondisi ini terus berlanjut, maka pasokan sembako dan kebutuhan sehari-hari lainnya akan semakin sulit diperoleh.

Jarak dari Pulau Biaro (Kabupaten Sitaro) ke Manado adalah sekitar 90 kilometer atau kurang lebih 58 mil laut lewat jalur laut.

Perjalanan ini biasanya ditempuh menggunakan kapal laut dari Pelabuhan Manado.

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.